sponsor

Kamis, 24/09/2026

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Duduk Bersama Ribuan Warga: Tradisi yang Satukan Pemimpin dan Rakyat

Kamis, 24/09/2026

Kebersamaan Bupati dan Sultan serta unsur Forkopimda pada acara Beseprah rangkaian perayaan Erau (heri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Duduk Bersama Ribuan Warga: Tradisi yang Satukan Pemimpin dan Rakyat

Kamis, 24/09/2026

logo

Kebersamaan Bupati dan Sultan serta unsur Forkopimda pada acara Beseprah rangkaian perayaan Erau (heri/korankaltim.com)

Penulis : Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Ribuan masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) tumpah ruah mengikuti Beseprah dalam rangkaian Erau Adat Kutai Ing Martadipura 2026 di Kawasan Titik Nol Museum Mulawarman, Tenggarong, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema “Raja Menjamu Rakyatnya”, tradisi Beseprah menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan eratnya hubungan antara Kesultanan, pemerintah daerah dan masyarakat. 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, hadir langsung bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Sekda Kukar Sunggono, unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, kerabat Kesultanan serta berbagai elemen masyarakat. Sekitar 2.000 warga hadir dan duduk bersama menikmati hidangan yang disajikan dalam tradisi Beseprah. 

Tidak ada sekat antara pejabat, tokoh masyarakat maupun warga. Semuanya berada dalam satu suasana kebersamaan di sepanjang lokasi acara. 

Kehadiran Bupati Aulia dalam tradisi tersebut sekaligus memperlihatkan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya Kutai yang menjadi bagian penting dari identitas Kukar. Beseprah sendiri merupakan tradisi makan bersama masyarakat Kutai yang sejak dahulu memiliki nilai filosofi tentang keakraban, persaudaraan dan kebersamaan. 

Tradisi ini juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dengan pemimpinnya. Dalam pelaksanaannya, kain putih dibentangkan sepanjang sekitar satu kilometer sebagai tempat masyarakat dan para undangan duduk bersama. Beragam kuliner khas Kutai turut disajikan dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. 

Rangkaian Beseprah diawali penampilan Tari Jepen Sirih, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mulawarman, pembacaan doa, sambutan perwakilan Kesultanan, seserahan hasil bumi Ing Martadipura hingga titah Sultan. Prosesi kemudian ditandai dengan pemukulan kentongan bersama oleh unsur Forkopimda sebagai tanda dimulainya Beseprah. 

“Beseprah menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan tradisi lokal sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat, tradisi yang satukan pemimpin dengan rakyatnya, sejatinya pemimpin adalah melayani rakyatnya dan itu tampak di tradisi Beseprah,” kata Aulia. 

Antusiasme ribuan warga juga menunjukkan bahwa tradisi adat masih memiliki tempat kuat di tengah kehidupan masyarakat modern. Beseprah bukan hanya menjadi bagian dari agenda Erau, tetapi juga menjadi daya tarik budaya yang berpotensi memperkuat sektor pariwisata Kukar. Pelaksanaan Beseprah Erau 2026 berlangsung tertib, aman dan lancar. 

Melalui momentum tersebut, semangat “Raja Menjamu Rakyatnya” kembali menghadirkan pesan bahwa adat dan budaya bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk mempererat hubungan, membangun rasa memiliki dan menjaga kebersamaan seluruh masyarakat Kukar. (adv) 

sponsor

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Duduk Bersama Ribuan Warga: Tradisi yang Satukan Pemimpin dan Rakyat

Kamis, 24/09/2026

Kebersamaan Bupati dan Sultan serta unsur Forkopimda pada acara Beseprah rangkaian perayaan Erau (heri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait