
Jumat, 25/09/2026
Jumat, 25/09/2026
Sekda Kutim, Rizali Hadi sekaligus ketua Formika. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)

Jumat, 25/09/2026

Sekda Kutim, Rizali Hadi sekaligus ketua Formika. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong penguatan kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan daerah. Keterlibatan pemerintah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim sekaligus Ketua Forum Multipihak (FORMIKA), Rizali Hadi, mengatakan pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan sinergi berbagai pihak untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan perhatian.
Menurutnya, kebutuhan dasar seperti pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan listrik, serta akses terhadap air bersih menjadi sejumlah persoalan yang perlu terus didorong penyelesaiannya.
“Infrastruktur dasar merupakan kebutuhan mendasar yang langsung berkaitan dengan kehidupan masyarakat,” kata Rizali.
FORMIKA dibentuk sebagai wadah untuk mempertemukan pemerintah dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan kapasitas dalam mendukung pembangunan. Melalui forum tersebut, setiap pihak diharapkan dapat menyampaikan gagasan sekaligus mencari peluang kerja sama yang dapat diterapkan secara konkret.
Rizali menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas dukungan terhadap program pembangunan di Kutim. Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap kontribusi pihak swasta sepanjang diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Forum ini menjadi jembatan agar pemerintah dan dunia usaha bisa duduk bersama melihat persoalan dari berbagai sisi,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama multipihak tidak semestinya hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Program yang disepakati perlu memiliki dampak jangka panjang sehingga mampu memperkuat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan Kutim yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah.
“Ke depan lebih terarah dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin

Jumat, 25/09/2026
Sekda Kutim, Rizali Hadi sekaligus ketua Formika. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)
TERPOPULER