
Rabu, 16/09/2026
Rabu, 16/09/2026
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Rabu, 16/09/2026

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp54,6 miliar untuk Program Beasiswa Kukar Idaman dengan kuota penerima sebanyak 7.026 pelajar dan mahasiswa. Angka ini naik signifikan hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya menyediakan 4.015 kuota.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan, penyaluran dana beasiswa stimulan ini untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Strata 1 (S1) diproyeksikan terealisasi penuh pada akhir September 2026. Saat ini, proses pencairan telah memasuki tahap finalisasi administrasi. "Beasiswa stimulan S1 pekan ini sudah dalam proses penagihan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar," kata Fathul pada Rabu (16/9/2026).
Kesra menargetkan dana stimulan ini sudah bisa ditransfer ke rekening masing-masing para penerima manfaat paling lambat 21 hingga 27 September 2026.
Fathul mengungkapkan, Pemkab Kukar kini dalam proses menyelesaikan kendala data perbankan. Berdasarkan pendataan terbaru, masih ada 91 penerima manfaat kategori SMA dan S1 yang belum memiliki rekening Bankaltimtara. "Penyelesaiannya masih terus dikebut," tambahnya.
Mengingat seluruh mekanisme penyaluran dana wajib menggunakan bank, pihak Kesra telah bergerak untuk berkoordinasi dengan para penerima beasiswa seperti pelajar dan mahasiswa. "Ada 91 orang yang belum punya rekening Bankaltimtara, untuk seluruh penyaluran memang wajib melalui bank. Persoalan ini akan segera kami selesaikan supaya seluruh dana bisa tersalurkan merata kepada penerima," tegasnya. Pemkab mengimbau agar para penerima kooperatif agar proses berjalan lancar.
Melalui perluasan akses pendidikan dan peningkatan kuota ini, Pemerintah optimistis program stimulan ini mampu meringankan beban biaya studi masyarakat. "Tujuan akhirnya untuk mencetak generasi muda dan sumber daya manusia (SDM) lokal jauh lebih kompetitif, adaptif, dan unggul di masa mendatang," pungkasnya. (adv)
Editor: Erwin

Rabu, 16/09/2026
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER