Rabu, 16/09/2026

Andi Harun Minta Puskesmas Identifikasi Kekurangan dan Benahi Layanan

Rabu, 16/09/2026

Gedung RSUD IA Moeis Samarinda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat sarana prasarana serta mutu pelayanan medis demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Andi Harun Minta Puskesmas Identifikasi Kekurangan dan Benahi Layanan

Rabu, 16/09/2026

logo

Gedung RSUD IA Moeis Samarinda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat sarana prasarana serta mutu pelayanan medis demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Kualitas pelayanan dan keselamatan pasien menjadi fokus utama dalam pembenahan fasilitas kesehatan di Kota Samarinda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan modernisasi layanan publik tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan dan peralatan medis, melainkan juga kepatuhan terhadap standar operasional. 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan seluruh kepala puskesmas wajib menjadikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan sebagai acuan utama. Sebab, keberhasilan fasilitas kesehatan tidak sekadar diukur dari tingginya angka kunjungan berobat, tetapi dari mutu pelayanan yang diberikan. 

“Bukan sekadar banyaknya warga yang berkunjung. Semakin banyak warga yang datang dan semakin baik standar pelayanan kita, maka itulah yang kita harapkan,” kata Andi Harun. 

Guna mencapai hal tersebut, seluruh kepala puskesmas diminta aktif menginventarisasi kekurangan di fasilitas masing-masing dan melakukan pembenahan secara bertahap serta berkelanjutan. “Kita cicil perbaikannya kalau memang belum bisa dilakukan sekaligus,” terangnya. 

Keselamatan pasien, lanjut dia, merupakan ruh dari setiap pembenahan sektor kesehatan. Karena itu, evaluasi berkala harus menjadi bagian dari budaya kerja untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. “Yang jauh lebih penting dari itu adalah memberikan rasa aman dan menyelamatkan nyawa,” tegasnya. 

Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, Pemkot Samarinda tetap memprioritaskan sektor kesehatan sejalan dengan instruksi pemerintah pusat yang menempatkan pelayanan dasar sebagai prioritas. “Karena sektor kesehatan menjadi bagian dari mandat nasional, maka Pemkot Samarinda ikut memastikan arahan kebijakan nasional itu berjalan di Kota Samarinda,” paparnya. 

Andi Harun juga mengajak seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk memperkuat kebersamaan dalam membenahi sistem penyelenggaraan kesehatan di Kota Tepian. “Karena itu, cara kita bersyukur adalah dengan meningkatkan pelayanan dan memperbaiki sistem penyelenggaraan kesehatan,” tandasnya. (adv)

Editor: Erwin

Andi Harun Minta Puskesmas Identifikasi Kekurangan dan Benahi Layanan

Rabu, 16/09/2026

Gedung RSUD IA Moeis Samarinda. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat sarana prasarana serta mutu pelayanan medis demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait