
Rabu, 16/09/2026
Rabu, 16/09/2026
Rumah warga yang hancur akibat tanah bergerak di Kecamatan Kenohan. (Foto: Dok.Instagram)

Rabu, 16/09/2026

Rumah warga yang hancur akibat tanah bergerak di Kecamatan Kenohan. (Foto: Dok.Instagram)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menangani situasi darurat insiden hancurnya rumah warga terdampak tanah lonsor di Desa Kehala Ulu, Kecamatan Kenohan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan, tim peninjau telah diturunkan langsung untuk melihat kondisi lokasi tersebut agar dapat menentukan kebijakan penanganan yang paling tepat.
“Upaya yang kami lakukan melokalisir sehingga ini tidak melebar jauh ke lokasi warga lainnya,” kata Aulia Rahman, Rabu (16/9/2026).
Ia juga memastikan keselamatan warga menjadi prioritas. Jika dampak di lapangan meluas, opsi evakuasi ke tempat yang lebih aman dapat segera dilakukan demi menghindari adanya korban jiwa serta kerugian material yang lebih besar.
Sebagai solusi jangka panjang, program relokasi warga menjadi salah satu opsi utama yang disiapkan oleh pemerintah daerah.
Meski demikian, implementasi program ini sering menghadapi kendala administrasi dan legalitas, terutama bagi masyarakat yang mendirikan hunian di kawasan sungai.
Menyikapi tantangan tersebut, Aulia Rahman menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam administrasi negara. Setiap program yang digulirkan wajib memiliki dasar hukum yang kuat dan benar.
“Program yang harus kita lakukan itu harus baik dan benar, sehingga kalau ada masalah hukum di kemudian hari kita bisa minimalisir,” tegasnya.
Saat ini Pemkab Kukar masih melakukan penilaian konteks situasi di lapangan untuk merumuskan skema penanganan terbaik yang aman bagi warga di Kecamatan Kenohan sekaligus patuh terhadap regulasi yang berlaku. (Adv)
Editor: Erwin

Rabu, 16/09/2026
Rumah warga yang hancur akibat tanah bergerak di Kecamatan Kenohan. (Foto: Dok.Instagram)
TERPOPULER