
Adapun rincian peserta wisuda yakni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 202 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosiali dan Politik 248 mahasiswa, Fakultas Pertanian 97 mahasiswa, Fakultas Kehutanan 47 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 311 mahasiswa, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 78 mahasiswa, Fakultas MIPA 71 mahasiswa, Fakultas Hukum 81 mahasiswa, Fakultas Teknik 299 mahasiswa, Fakultas Kedokteran 56 mahasiswa, Fakultas Kesehatan Masyarakat 32 mahasiswa, Fakultas Farmasi 47 mahasiswa, Fakultas Ilmu Budaya 44 mahasiswa, serta Pascasarjana Lingkungan 5 mahasiswa.
Rektor Unmul, Dr Abdunnur mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi pada masa yang akan datang, apalagi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berada di Kaltim, sehingga para wisudawan tidak cukup dengan telah menyelesaikan pendidikan, tetapi harus ada motivasi memberikan manfaat dan kontribusi alumni Unmul yang mampu memberikan indikator kemajuan untuk Unmul Hebat, Kaltim Berdaulat maupun IKN yang Kuat.
“Dengan peluang eksodus sekian ribu tenaga kerja yang masuk ke Kaltim, tentu kita harus menyiapkan diri, memiliki daya saing yang tinggi dan bisa memanfaatkan momen itu, dan harus bisa terserap di pasar kerja, maupun menghasilkan pekerjaan di IKN Nusantara,” kata Abdunnur yang disambut tepuk tangan wisudawan.
Pada kesempatan itu Rektor juga mengucapkan selamat kepada Fakultas Kedokteran yang berhasil meluluskan seorang mahasiswanya Rizki Wandi dari program studi spesialis bedah yang menjadi lulusan pertama dari program tersebut dan berdasarkan uji kompetensi nasional, Rizki Wandi berhasil meraih juara 1 terbaik secara nasional.
Ke depan jelas Rektor, selain mengembangkan program studi yang sudah ada, Unmul juga akan mengembangkan beberapa jurusan yang akan menjadi fakultas, seperti jurusan Teknologi Informasi di Fakultas Teknik yang akan menjadi fakultas tersendiri, kemudian jurusan peternakan di fakultas pertanian juga akan mengembangkan diri menjadi fakultas.
“Serta yang sudah memasukan naskah akademiknya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan akan menjadi Universitas Negeri Nusantara,” jelasnya
Menyinggung soal IKN, Rektor menyebut, Unmul yang mendapat hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup di kawasan penyangga IKN seluas 2.577 hektare akan memanfaatkannya untuk membangun riset center atau pusat penelitian yang akan mendukung pembangunan IKN yakni Riset Center for Tropical Studies. “Termasuk seluruh fakultas yang memiliki potensi laboratorium industri akademik akan kita bangun di kawasan penyangga IKN,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan, Unmul pada pekan lalu juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Perbendaharaan Kekayaan Negara sebagai terbaik I se-Kalimantan untuk pengelolaan asset dan barang milik negara.
Bahkan baru saja Fakultas Teknik Unmul juga jelasnya juga menerima penghargaan dari lembaga Penjaminan Infrastruktur Indonesia atas kontribusi baik pemikiran, keilmuan maupun segi kerja sama yang dilakukan.
Tak hanya itu, pekan depan, Fakultas Kedokteran Unmul juga akan menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai tim terbaik dalam pengelolaan dan pengendalian Covid-19 di Indonesia. (adv)