
Pertemuan yang dilangsungkan di University of Tsubaka itu, Rektor membawakan materi tentang The Role of Mulawarman University to Forest City Develompmen of The Nusantara Capital City. Hadir pada kesempatan itu, Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Alue Dohong, bersama Deputi Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Muhammad Ali Berawi.
Selain itu, hadir pula Chairman and Director Sumimoto Forest Co Japan Mr Akira Ichikawa dan Mr Kato juga Mrs Caroline selaku Vice President University Tsubaka, Jepang serta semua pejabat KBRI Tokyo, Jepang dan para dosen dari beberapa universitas di Negara Matahari Terbit itu.
Dikatakan Rektor, dalam program pengembangan ke depannya, kampus utama Unmul akan dibangun di kawasan Hutan Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan luas 2.500 hektare yang berada dekat dengan kawasan IKN Nusantara.
Alumni Nihon University Jepang ini dalam pertemuan tersebut juga menyatakan, Unmul tidak hanya memberikan respon dan rekomendasi pemikiran tentang How Can Forest City Be Developed and Integrated Into The Nusantara Capital City (NCC) Development yang sudah memiliki kisah sukses melakukan implementasi program rehabilitasi hutan pada kawasan Taman Hutan Raya (Tahura).
Menurutnya, riset dan publikasi serta kerja sama dengan berbagai pihak dari dalam dan luar negeri pada aspek pengelolaan hutan di Kalimantan Timur pun sudah dilakukan, begitu pula bersama Kementerian LHK RI, GTZ Germany, JICA Jepang, OECF Jepang dan lainnya.
“Luasan Tahura 20 ribu hektare dan Unmul mendapat hibah lahan tahun 2023 ini dari Kementerian KLHK RI pada kawasan penyangga IKN seluas 2.557 hektare untuk pengembangan kampus Unmul,” kata Abdunnur.
Selain itu jelasnya, luasan lahan tersebut juga akan dibangun akademi laboratorium industri serta Pusat Unggulan Hutan Tropis untuk mendukung pengelolaan kawasan hutan dan mendukung program Forest City atau hutan kota guna pembangunan IKN atau New Capital City Indonesia in East Kalimantan.
Pada kesempatan itu, Rektor juga melakukan inisiasi kerja sama dengan Sumimoto Forest Co Japan sekaligus mengunjungi langsung laboratorium industri pada Center Research Institute Tsukuba. Rektor sendiri pada kesempatan ini didampingi Wakil Rektor Bidang Umum, SDM dan Keuangan, Sukartiningsih yang juga menjadi Head of Grand Forest Deforestation Research Center Unmul. (adv)