Dalam sambutannya, Rektor Unmul Abdunnur mengaku bangga, sebab kegiatan ini turut dihadiri pelaku sejarah perjuangan reformasi Indonesia yakni Pius Lustrilanang.
Oleh karena itu, Abdunnur berharap, kegiatan ini dapat memberi makna mendalam baik bagi mahasiswa Unmul maupun mahasiswa yang ada di seluruh perguruan tinggi di Kaltim, terhadap perjuangan dan keterlibatan mahasiswa pada sejarah bangsa Indonesia.
Abdunnur juga kembali menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai sejarah termasuk sejarah reformasi Indonesia.
“Perlu saya sampaikan kepada Bapak Pius Lustrilanang sebagai penulis dari buku Aldera. Kehadiran beliau, adalah kebanggaan buat kami,” ungkapnya.
Ia berharap, mahasiswa bisa memahami dan melanjutkan ide dan gagasan reformasi yang telah dibangun dan dijalankan sejak 1998.
Kegiatan kuliah unum dan bedah buku ini juga menghadirkan Herdiansyah Hamzah dosen Fakultas Hukum dan Sri Murlianti dosen Fakultas Fisipol Unmul sebagai narasumber dan para bupati dan wali kota serta perwakilan legislator di tiap-tiap daerah se-Kaltim. Sedangkan untuk peserta dihadiri kurang lebih 2.500 mahasiswa Unmul. (Adv)
Editor: Rusdianto