Pemenuhan hak tersebut dilakukan guna merajut asa para penyandang disabilitas melalui kegiatan pelatihan menjahit dan pemberian tali asih di Sekretariat DPC Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan, Kelurahan Telagasari, Kecamatan Balikpapan Kota pada Jumat (10/2/2023) kemarin.
Koordinator Wilayah OMG Kaltim Erwin Timbang menegaskan pelatihan ini bertujuan agar penyandang disabilitas bisa lebih mandiri, berdayaguna, dan tak dipandang sebelah mata dalam kehidupan sosial.
"Kami ingin memperlihatkan pelatihan menjahit ini sebuah bentuk hari ini kaum disabilitas membuka mata kita semua bahwa mereka mampu untuk melaksanakan hal-hal yang mungkin kami pikir tidak bisa dilaksanakan," ucap Erwin.
Keterbatasan bukanlah penghambat dari semangat dan kreativitas mereka, meski harus duduk di kursi roda ataupun bertumpu menggunakan tongkat.
Sejumlah kawan-kawan disabilitas tampak semangat dan telaten menjahit berbagai pola menggunakan kain perca agar nantinya bisa diaplikasikan menjadi sebuah karya.
"Harapan kami kepada teman-teman, bapak-bapak, dan ibu-ibu disabilitas mereka terus semangat, terus memberikan kami sebagai anak muda semangat untuk kami semua," jelas Erwin.
Di sisi lain, OMG Kaltim memberikan tali asih meliputi 10 unit tongkat ketiak dan siku (elbow), serta tiga unit kursi roda dalam memudahkan aksesibilitas para penyandang disabilitas.
Devi Mega, seorang penyandang disabilitas mengaku bersyukur atas perhatian dari sukarelawan pendukung Ganjar tersebut. "Hari ini saya sebagai kelompok difabel sangat bersyukur sekali karena mendapat perhatian dari OMG. Semoga kedepannya bisa memberikan lebih banyak manfaat, menebar kebermanfaatan banyak lagi hal-hal positif untuk kita semua," jelas Devi.
Sedangkan Mustakim, penyandang disabilitas fisik lainnya merasa terbantu dengan bantuan kursi roda oleh OMG. Adanya tali kasih ini bakal memudahkan pergerakan dan aktivitas Mustakim sehari-hari.
Diketahui, Mustakim mengidap kelumpuhan saraf (celebral palsy). Walau demikian, dia tetap semangat mengasah kemampuan salah satunya dengan belajar membatik.
"Terima kasih semua bantuannya semoga berguna. Ya sudah lama kepingin dapet kursi roda, baru dapet sekarang," jelas Mustakim. (adv)
Editor: Aspian Nur