Anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung mengatakan pihaknya saat ini sedang meningkatkan kemampuan para jajarannya, bagaimana cara edukasi yang efektif dan efisien ke masyarakat. "Itu agar masyarakat mudah untuk menangkap informasi-informasi yang kita berikan," kata Galeh.
Pada materi mengenai kehumasan dikatakan Galeh bahwa para peserta langsung mempraktekkan bagaimana kiat-kiat pembuatan video untuk di publikasikan melalui media sosial. "Medsos ini alat Bawaslu menyampaikan informasi ke masyarakat," tuturnya.
Bawaslu saat ini dituntut untuk membuat video edukatif melalui semua perangkat yang dimiliki, salah satunya medsos. Hal ini digalakkan karena tidak semua masyarakat mau mempelajari persoalan pemilu secara komprehensif. "Sehingga kita coba menyajikkan pemahaman terkait peraturan dan hal lainnya, tentu akan lebih mudah masyarakat pahami," jelas Galeh.
Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan kemampuan yang didapat ke wilayah masing-masing, dan meneruskan hingga ke tingkat kecamatan.
Anggota Bawaslu Kota Samarinda Muhaimin menyebut kegiatan ini merupakan suatu trobosan untuk meningkatkan pencegahan di kepemiluan. Selain itu juga mengenai partisipasi masyarakat dan kehumasan yang memang perlu mendapat dukungan pemahaman baru. "Ini akan kita lanjutkan ke tingkat kecamatan meskipun nanti titik koordinatornya tetap di kota," pungkas dia. (Adv)
Penulis: Faishal Ays
Editor: Rusdi