"Keberadaan IKN di Sepaku nantinya memberikan dampak positif terhadap kehidupan warga yang tinggal di wilayah Sepaku baik dari aspek ekonomi, sosial budaya dan sebagainya," ujarnya kepada wartawan di, Sabtu (23/7/2022).
Meski demikian dia terangkan, proses pembangunan IKN Nusantara, tak hanya akan memberikan dampak positif saja. Melainkan juga pasti akan memberikan dampak negatif di wilayah Kaltim khususnya bagi warga Sepaku apabila pemerintah tidak melakukan persiapan serius dan penanganan khusus terhadap warga Kaltim.
"Pada prinsipnya warga Kaltim khususnya warga Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara mendukung penuh proses pembangunan IKN. Sebab keberadaan IKN di Sepaku nantinya memberikan dampak positif terhadap kehidupan warga," paparnya.
Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan IKN Nusantara, David menitipkan beberapa pesan kepada pemerintah.
Pesan tersebut di antaranya yakni, Suku Paser sebagai salah satu suku yang ada di Kalimantan telah menghuni Hulu Teluk Balikpapan tanah negeri Paser yang saat ini menjadi lokasi IKN sejak lama. Masyarakat Paser khususnya warga Kecamatan Sepaku tidak akan mampu bersaing dengan warga dari luar Kalimantan.
"Sehingga kami minta pemerintah menyiapkan program-program khusus yang dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah Sepaku agar mampu bersaing dengan warga dari luar Kalimantan yang akan tinggal di wilayah IKN," jelasnya.
Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar warga Kecamatan Sepaku diberi kesempatan untuk hidup layak, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan Pemerintah memberikan lahan untuk dapat mempertahankan hidup dengan bercocok tanam sebagaimana karakter dan kultur kesukuan.
Di samping itu, dia berharap agar warga Paser diberikan kesempatan menjadi bagian dari Badan Otorita, menjadi ASN, TNI/ Polri dan pegawai lainnya dengan persyaratan khusus.
"Juga, masyarakat Suku Paser yang memiliki kemampuan dan keterampilan diberikan kesempatan untuk turut serta dalam proyek pembangunan IKN," tambahnya.
Penutupan David juga berpesan agar Identitas suku Paser tidak dihilangkan, diantaranya dengan memberikan ornamen suku paser dalam setiap bangunan pemerintah dan nama-nama pejuang Paser dibuat menjadi nama-nama jalan di IKN.
Penulis: Laeko
Editor: Supiansyah