Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal , Saipul Rahman menuturkan, dirinya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kelancaran penyaluran air bersih yang kerap terganggu di Kecamatan Bidukbiduk. Meski pihaknya bukan bidang teknis yang langsung melakukan perbaikan intalasi pengolahan air, dirinya tetap berupaya untuk menyelesaikan apa yang menjadi keluhan dari pelanggan.
“Terkadang keinginan masyarakat bertolak belakang dengan kondisi yang kita alami, tetapi yang namanya pelayanan harus tetap kita lakukan,” tuturnya Rabu (29/6/2022).
Beberapa waktu lalu, koordinasi dengan DPUPR telah dilakukan dan rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan penanganan dengan melakukan pembendungan serta pengujian kembali. Apakah air bersih yang didistribusikan itu terasa asin atau tidak. Namun sebelum melakukan pengujian, lebih dulu dilakukan pengurasan, dan pembersihan secara menyeluruh.
“Nantinya setelah dilakukan penanganan, kita akan melakukan pengujian kualitas air,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, apabila nantinya penyebab air asin yang masuk ke dalam jaringan pipa tidak tertangani, maka di tahun 2023 mendatang, pihak DPUPR akan memanggil tim ahli untuk melakukan kajian apa penyebabnya, dan bagaimana solusinya.
“Jika masih tidak bisa tertangani, mau tidak mau harus mengambil langkah terakhir yakni mencari sumber air bersih yang baru. Setiap langkahnya pasti kita lakukan dengan hati-hati karena air ini digunakan oleh banyak masyarakat,” pungkasnya. (adv)
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur