
External Manager PT Insani Bara Perkasa Mohamad Nilzam menyampaikan bahwa sejatinya ini sebagai upaya perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan dari Provinsi Kaltim pada umumnya dan kesejahteraan petani Tani Harapan khususnya. Perusahaan pun merasa terpanggil untuk membantu petani sawah supaya dapat meningkatkan hasil produksinya. Tawaran perusahaan mendapat tanggapan yang positif dari petani.
Hal ini juga atas kerjasama pelaksanaan pengelolaan sawah melalui Ketua Gapoktan Desa Tani Bhakti, Anto.
“Lahan sawah yang sudah menganggur beberapa tahun terakhir, kembali digarap dan ditanami,” kata Nilzam.
Nilzam mengatakan untuk PPM di sektor pangan ini, temanya "Bersama Insani, Semangat Bertani untuk Maju Berkembang Menuju Kemandirian”. Program ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah Kalimantan Timur untuk ketahanan pangan.
Kali ini mereka mencoba mengelola kembali sawah seluas 15 hektare. Sebelumnya pada tahun lalu sudah kembangkan agrowisata. Hal ini untuk melengkapi dan bersinergi dengan program-program PT Insani Bara Perkasa lainnya di Desa Tani Bhakti.
“Sawah selain untuk mendukung ketahanan pangan, bisa menjadi tujuan wisata dalam pengembangan agrowisata sebagaimana telah banyak dikembangkan di pulau Jawa,” urainya.
Sawah yang ditanami akan dikelola secara modern. Karena selama ini dikelola secara tradisional, dimana benih langsung ditebar tanpa pembibitan terlebih dahulu, dan pemberian pupuk hanya seadanya.
"Makanya hasilnya sangat minim sekali," tukasnya.
Kepala Desa Tani Bhakti, Muhammad Amin menyampaikan, pihak pemerintah desa tidak tebang pilih dalam membantu warganya. Saat ini para warga mengusulkan untuk petani sawah.
Sebelumnya perusahaan sudah membantu dalam pengembangan Agrowisata di Desa Tani Bhakti dan bidang-bidang lainnya yang telah dirasakan manfaatnya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Sekarang saatnya petani sawah dibantu, semoga bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” harapnya. (adv)
Penulis: Faishal Ays
Editor: Supiansyah