Pada proses penyaluran ini juga dirangkai buka puasa bersama dengan para santri, serta masyarakat, Rabu (27/4/2022) lalu.
Kepada Korankaltim.com, Zainal menyampaikan penyaluran ini sebagai bentuk berbagi atas rasa memperhatikan satu sama lain. Terkhusus, dirinya merupakan Senator asal daerah pemilihan (Dapil) Kaltim. Alquran dan Buku Yasin ini kata dia, masing-masing berjumlah 60 buah.
"Saya berterimakasih Ustad dan santri menerima untuk bersilaturahim dalam buka bersama sekaligus menyerahkan Alquran untuk santri ini," kata Zainal.
Zainal yang juga merupakan Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim ini berharap kitab suci ini dapat dimanfaatkan untuk peningkatan iman dan takwa yang lebih dalam lagi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Karena bagaimanapun ketika iman kuat maka akhlak bagus. Kemudian untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan kita," terangnya.
Ustaz Pink Al Koetai mengatakan ucapan terimakasihnya kepada Zainal sebagai perwakilan Kaltim di DPD/RI. Karena masih peduli kepada masyarakat yang memerlukan. Terkhusus, kepada pondok pesantren.
"Kita menyambung Ukhuwah wathaniyah, persaudaraan sesama bangsa. Tidak terlepas suku, agama berbeda tapi tergabung di NKRI dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika," ucap dia.
Pembina Ponpes Mantaaba Ustad Muhammad Yahya Al Hafidz Al Banjari mengaku Zainal merupakan orang pertama yang memberikan donasi bantuan kepada para santrinya. Karena sebelumnya hanya dari sumbangan para masyarakat saja.
"Alhamdulillah bantuannya. InsyaAllah akan diterima dan dimanfaatkan dengan baik, bersinergi kerjasama untuk meningkatkan pengembangan pendidikan yang khususnya pendidikan akhlak," kata Ustad Yahya.
Ustad Yahya mengaku Ponpes ini baru berjalan satu setengah tahun dan sangat membutuhkan bantuan. Terlebih, bangunan yang digunakan ini 80-90 persen merupakan dari sisa bangunan bekas.
Sementara itu, Ketua RT 34 Kelurahan Sambutan Sunarto mengucapkan terimakasihnya dan mengaku akan memanfaatkan dengan baik. Sunarto yang juga sebagai pengurus Ponpes pun menyampaikan bahwa sejatinya bangunan Ponpes ini sangat memprihatinkan karena banyak peminat yang ingin mondok tapi keterbatasan.
"Semoga apa yang diberikan ini akan menjadi jembatan pejabat yang lainnya untuk mendonasikan bantuannya," harap dia. (Adv)
Penulis: Faishal Ays
Editor: Supiansyah