Ketua DPD PKS Balikpapan Sonhaji jelaskan rakerda tersebut merupakan manifestasi dari penurunan program rakernas dan rakerwil PKS.
"Intinya adalah semangat tahun 2022 ini adalah semangat tranformasi dan kolaborasi menuju pemenangan 2024. Di internal PKS sendiri semangat tranformasi dan kolaborasi adalah semangat untuk mengupgrade potensi SDM partai khususnya untuk menjadikan IT di era digitalisasi menjadi salah satu sarana untuk menuju kemenangan," paparnya.
Menurutnya, di era serba digital ini, potensi IT dijadikan sarana utama dalam implementasi kerja partai yang cepat serta efisien.
"Baik untuk evaluasi program internal maupun di zaman globalisasi inikan IT sudah menjadi bagian dari kehidupan manfaatkan IT untuk lebih memberikan pelayanan efisien praktis dan cepat dan menjadikan informasi lebih tersebar luas dengan menggunakan IT," ujarnya.
Terkait dengan semangat kolaborasi, kata Sonhaji, adalah bagaimana semua yang ada di internal semua unsur baik ditingkat propinsi, kota sampai ketingkat kelurahan itu berkolaborasi bersama untuk bersama-sama menyukseskan 2024 dengan program yang bisa dirasakan oleh masyarakat.
"Karena amanah munas adalah PKS pelayan masyarakat bagaimana semangat itu memberikan pelayanan yang optimal selaku partai politik kepada masyarakat. Inilah kolaborasi dalam arti luas PKS ini juga tidak bisa membangun negeri atau di kota ini sendiri. Kami juga membutuhkan kolaborasi dengan semua elemen masyarakat yang ada di Balikpapan dengan partai lain kita berkoalisi dengan elemen masyarakat dan komunitas apa yang bisa kita kolaborasikan," jelasnya.
Visi Kota Balikpapan menjadikan kota modern berdasarkan madinatul iman, Sonhaji menganggap bahwa visi tersebut sama dengan PKS sebagai partai dakwah bahwa semua elemen masyarakat harus bersatu.
"Dengan elemen masyarakat kota Balikpapan untuk bersama-sama mendukung menjadikan kota Balikpapan sesuai dengan visinya yaitu menjadikan kota Balikpapan sebagai kota modern yang berdasarkan madinatul iman. Ini kita sepakat dan juga sesuai dengan semangat tranformasi dalam rangka menjadikan kota Balikpapan Kota yang modern dengan menggunakan IT," bebernya.
Dia berharap bahwa hasil rakerda ini dapat diterapkan dan menjadi program kerja di Kota Balikpapan hingga ketingkat kelurahan.
"Apa manfaat transformasi dan kolaborasi yang diinginkan oleh DPP maupun DPW kemudian hasil rekomendasi kemudian bisa diterapkan di tahun 2022 bagaimana menyusun strateginya ini yang diharapkan dari rakerda," tandasnya. (Adv)
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansyah