
Menurutnya, Bapera yang di cita-citakan sebagai gerbong lokomotif pembaharu ini memang perlu untuk memberikan sebuah warna baru dari ormas lainnya. “Makanya kita turun langsung ke pengurus kecamatan. Selain untuk bersilaturahmi, tetapi kalau ada hambatan atau kendala kita bisa coba mencari jalan keluar bersama-sama,” kata H Rasyid sapaanya, Sabtu (3/4/2021).
Rasyid mengaku di wilayah Samarinda Utara ini terdapat sebuah destinasi unggulan yaitu Taman Budaya Pampang. Namun, dengan adanya Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) membuat jadi minim datangnya pengunjung. Selain itu, kurangnya infrastuktur pada tingkat Kecamatan, ternyata menjadi salah satu kendala yang di alami masyarakat. “Kami datang tidak hanya bersilaturahmi, tapi juga untuk melihat kesiapan dari struktur kepengurusan tingkat Kecamatan,” ungkap H Rasyid yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Samarinda.
H Rasyid mengatakan kunjungan ini dilakukan tidak hanya ke Kecamatan Samarinda Utara, sembilan kecamatan lainnya juga akan di kunjungi satu per satu. Bagi dia, Bapera ini merupakan ormas yang harus mengenal seluruh jajaran anggota di setiap tingkatannya. Agar ketika ada keluhan dapat di dengarkan untuk ditindaklanjuti hingga tingkat Pemkot maupun Provinsi. “Karena kami ini berkomitmen mendukung seluruh kebijakan pemerintah,” tuturnya.
Ia berharap, setiap kecamatan ini dapat berpartisipasi dalam rangka pembangunan daerah di tingkatannya. Guna, dapat memberikan kepercayaan kepada setiap orang bahwa Bapera ini hadir untuk rakyat, bukan justru untuk kepentingan segelintir orang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bapera Samarinda Utara, Dessy Agustina Erwan menyampaikan di wilayahnya ini memang memiliki destinasi wisata yang cukup dapat di andalkan. Sebabnya, dengan hadirnya pengurus DPD, pihaknya dapat melakukan koordinasi secara langsung terkait kondisi di kecamatan serta program-program yang kelak dapat dilaksanakan.
Dessy berkata bahwa memiliki beberapa program di berbagai sektor, diantaranya pariwisata, pertambangan, dan juga sosial. “Jadi setelah Surat Keputusan (SK) kami keluar, kami akan bergerak sesuai dengan prosedur yang ada,” ungkap Dessy.
Selain pada program Bapera, pihaknya juga akan turut menjalankan program-program pemerintah terkhusus di wilayah Kecamatan Samarinda Utara. (Adv)
Penulis : Faishal Ays
Editor : Rusdi