Kukar merupakan salah satu alternatif yang akan dijadikan ibu kota negara. “Saya pikir hal ini sesuatu yang positif bagi Kukar maupun daerah sekitar. Apa yang diperlukan untuk mendukung pemindahan Ibu Kota ada disini, lahan yang luas dan tidak perlu dibebaskan, kawasan bebas banjir, gempa bumi, tanah longsor dan kabut asap akibat lahan gambut, serta lokasinya yang strategis karena terletak di tengah-tengah NKRI,” katanya, Kamis (9/7/2019).
Menurut Saleh infrastruktur pendukung seperti bandara, pelabuhan dan jalan tol sudah ada, kebutuhan sumber energi dan air semua ada. Jadi, Bukit Soeharto merupakan pilihan yang tepat.
“Apalagi di daerah kita terkenal sebagai daerah yang aman, tidak pernah ada konflik sosial sehingga dari sisi penerimaan masyarakat khususnya di luar kalimantan tidak ada masalah. Memang perlu kajian dari sisi daya dukung dan daya tampung lingkungan, tapi saya pikir kawasan kita sudah clear untuk hal itu,” terangnya.
“Bappenas pasti sudah mengkaji akan hal itu ketika menetapkan beberapa alternatif lokasi Ibu Kota. Kita doakan saja akan segera terealisasi, karena ini prosesnya panjang, tapi paling tidak hal ini sudah kita mulai,” demikian Saleh. (ADV)
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi