Gubenur mengajak seluruh komponen masyarakat untuk dapat menyukseskan penyelenggaraan Pilgub Kaltim yang akan digelar 27 Juni 2018. Pilgub Kaltim diharapkan dapat terlaksana dengan sukses dan benar-benar merupakan ajang pesta demokrasi, yaitu pemilu yang dilaksanakan secara jujur dan adil dengan menegakkan asas langsung, umum, bebas dan rahasia.
“Pemilihan umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis, menjadi pemerintahan yang mendapatkan legitimasi yang kuat dan amanah. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari seluruh komponen bangsa untuk menjaga kualitas pemilu tersebut,” kata Awang Faroek Ishak
Awang Faroek menjelaskan upaya memperbaiki kualitas pelaksanaan pemilu merupakan bagian dari proses penguatan demokrasi serta upaya mewujudkan tata pemerintahan yang efektif dan efisien. Sehingga, proses demokratisasi dapat tetap berlangsung melalui pemilu yang lebih berkualitas dan pada saat yang bersamaan proses demokratisasi berjalan dan terkelola dengan baik.
“Pemilu harus dilaksanakan secara efektif dan efisien berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Hal ini akan dapat tercapai, apabila seluruh komponen bangsa saling bahu-membahu mendukung pelaksanaan pemilu dengan didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan penghormatan terhadap hak-hak politik setiap warga negara,” jelasnya.
Di samping itu, lanjut dia, sukses pemilu bukan hanya bersandar pada integritas penyelenggara pemilu dan masyarakat selaku peserta pesta demokrasi. Namun demikian, juga harus didukung seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya sinergitas yang kuat dan saling berkesinambungan.
Selain itu, ujar dia, tingkat partisipasi politik masyarakat juga harus ditingkatkan, terutama pada kalangan pemilih pemula dan generasi muda, baik pelajar maupun mahasiswa, karena fakta menunjukkan saat ini telah terjadi satu kecenderungan fenomena penurunan tingkat partisipasi politik masyarakat dalam pemilu.
“Partisipasi masyarakat, khususnya di kalangan pemilih pemula maupun generasi muda dalam menyalurkan hak suaranya, juga sangat penting. Pemilu yang sukses akan menentukan nasib bangsa dan negara lima tahun ke depan. Tentunya juga bagi kelangsungan dan kemajuan pembangunan di Kaltim,” pesan Awang Faroek. (mar/sul/adv)