Sejak pagi hari, ribuan masyarakat PPU, bahkan Balikpapan dan Paser juga telah memadati area Kantor Bupati Kanupaten PPU dan telah siap mengikuti berbagai pagelaran dengan puluhan doorprize menarik tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati PPU Yusran Aspar mengungkapkan Launching pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan dapat terlaksana. Namun kata dia bahwa sesungguhnya Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini telah dimulai. Karena semua persyaratan yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut telah terpenuhi. Termasuk Pembangunan PT Precast di Kawasan Industri Buluminung (KIB) yang merupakan pabrik pembuatan tiang pancang jembatan tersebut.
“Sebenarnya pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini sudah dimulai. Salah satu bukti itu adalah melalui pembangunan pabrik Precast atau perusahaan tiang pancang jembatan yang kini hampir selesai pembangunannya di KIB, makanya hari ini sebenarnya sudah dapat dikatakan Groundbreaking,” ungkapnya, Minggu (13/5) kemarin.
Selain itu, berbagai persiapan pembangunan jemnatan tol Teluk Balikpapan juga di klaim telag siap, seperti titik pendaratan jembatan yang akan terhubung dengan jalan Coalstaroad yang nantinta akan terkoneksi ke Kilometer 9 Kelurahan Nipah-nipah.
“Sebenarnya dalam pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini, PPU merupakan yang paling siap dengan berbagai persyaratan yang ada,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang dari mana sumber dana yang digunakan untuk pembangunan Jembatan, Yusran Aspar menjelaskan bahwa rencana pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan tersebut telah layak secara teknis, ekonomi bahkan secara finansial. PT Waskita Karya sebagai pemrakarsa tentunya lebih berpengalaman tentang pengelolaan tersebut.
“Bahkan jika saham sepenuhnya dibebankan kepada Waskita pun mereka siap. Karena Waskita mengerti jika pembangunan ini sangatlah layak baik secara teknis, secara ekonomi maupun finansial yang artinya pemahamannya jika dikerjakan pasti akan untung, makanya Waskita berani memegang 60 persen saham pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan ini selain Pemprov Kaltim 20 persen, PPU, 15 persen dan Balikpapan 5 persen tersebut,” kata Yusran Aspar.
Ditempat sama, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak ketika menghadiri kegiatan itu mengatakan bahwa Pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan saat ini tidak terlepas dari peran penting seorang Bupati PPU Yusran Aspar, ia menilai selama menjabat sebagai bupati di Kabupaten PPU selama dua periode tersebut, berbagai kemajuan hingga saat ini sangat luar biasa. Hal itu juga tidak terlepas dari peran penting dirinta dalam memberikan ide dan gagasan cemerlang untuk Kabupaten PPU.
“Saat ini berbagai pembangunan strategis ada di Kabupaten PPU. Salah satu contoh dapat dilihat di KIB PPU telah berdiri sebuah perusahaan Pulp And Peper atau perusahaan kertas yang akan membutuhkan ribuan tenaga kerja, disana juga ada pabrik Precast yaitu pabrik tiang pancang jembatan dan sebagainya. Kami sampaikan terima kasih kepada bapak Yusran Aspar,” kata Awang Faroek Ishak.
Sementara itu, Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diwakili oleh Kepala Balai Jalan Nasional XII, Ir Rafli MT, membeberkan bahwa Menteri PU telah memberikan persetujuan terhadap Perusahaan PT Tol Teluk Balikpapan, meski banyak catatan yang harus dipenuhi.
“Kami berharap proses ini bisa berjalan dengan cepat dan baik, supaya pembangunan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan kita semua mengharapkan dukungan sepenuhnya dari masyarakat Kaltim pada umumnya, PPU dan Balikpapan khususnya,” tutupnya. (Wn1017/humas6/8)