Jumat, 25/07/2025
Jumat, 25/07/2025
Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, saat diwawancarai yang meminta pemerintah ambil langkah tegas soal isu PSK di IKN. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Jumat, 25/07/2025

Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, saat diwawancarai yang meminta pemerintah ambil langkah tegas soal isu PSK di IKN. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Permasalahan sosial disekitar wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapat sorotan serius.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Sarkowi V Zahry mengungkapkan kekhawatirannya terhadap meningkatnya aktivitas prostitusi yang mulai tampak mencolok dikawasan IKN tersebut.
Menurut Sarkowi, sebagai simbol masa depan Indonesia, IKN seharusnya terbebas dari aktivitas-aktivitas yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat.
“Ini bukan sekadar isu moral biasa. Kemunculan praktek prostitusi di area sekitar IKN harus menjadi sinyal peringatan bagi kita semua. Jika diabaikan, dampaknya akan merusak nilai-nilai sosial masyarakat lokal,” ujar Sarkowi kepada Korankaltim.com Jumat (25/7/2025).
Pendekatan parsial seperti operasi razia saja tidak cukup. Penanganan masalah ini perlu strategi yang lebih komprehensif mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.
Sarkowi menekankan pentingnya edukasi masyarakat, terutama bagi kalangan ekonomi lemah yang rentan menjadi bagian dari praktik tersebut, baik sebagai pelaku maupun pelanggan.
“Kesadaran masyarakat lokal harus dibangun. Jangan sampai karena tekanan ekonomi atau pengaruh lingkungan, mereka terjerumus. Perlu ada pendekatan yang mengedepankan pencegahan,” papar Sarkowi.
Di sisi lain dirinya juga mendorong aparat penegak hukum agar bersikap lebih proaktif dalam membongkar jaringan prostitusi, terutama para mucikari yang beroperasi secara terselubung.
“Kalau hanya diam jaringan ini akan terus tumbuh. Harus ada langkah tegas dan berkelanjutan, tidak cukup dengan razia sporadis,” ucapnya.
Politisi Partai Golkar itu mengingatkan jika tidak segera diatasi, persoalan ini berpotensi mencoreng citra IKN sebagai kota masa depan yang beradab dan berkelanjutan.
Sarkowi mendesak agar pemerintah provinsi, otorita IKN, aparat keamanan, dan masyarakat bekerja sama secara terintegrasi dalam menuntaskan persoalan ini.
“Langkah pencegahan harus segera diambil. Jangan sampai kita terlambat dan akhirnya harus menghadapi krisis sosial yang lebih besar,” tutup Sarkowi.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 25/07/2025
Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, saat diwawancarai yang meminta pemerintah ambil langkah tegas soal isu PSK di IKN. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER