Dalam unggahan di IG tersebut, foto yang memajang gambar anjing ada stiker dengan tulisan janji satu pohon akan ditanam untuk setiap gambar hewan peliharaan yang dibagikan. Ketika pengguna mengetuknya, mereka dapat melihat melalui Story atau Cerita orang lain yang berpartisipasi dalam tren tersebut.
Hanya saja tidak ada tautan resmi ke situs web pada stiker untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang apa yang terjadi setelah pengguna membagikan gambar hewan peliharaan mereka, hal mana yang memicu rasa skeptis.
Netizen mulai meragukan program Plant A Tree Co. Pengguna media sosial mempertanyakan kebenaran janji kampanye organisasi tersebut untuk menanam satu pohon untuk satu foto anjing yang diposting di IG.
Asal usul hingga tren ini jadi viral pun dianggap tak jelas, siapa yang akan menanam pohon dan dimana pohon-pohon tersebut akan ditanam.
“Instagram Story dengan foto seekor anjing terlihat menyenangkan, tetapi siapa pengguna asli yang akan menanam pohon?" ujar seorang netizen dilansir dari laman Thesun.co.uk Rabu (10/11/2021) hari ini. "Tidak ada yang memverifikasi siapa sebenarnya yang menanam pohon, dan tidak ada tautan ke halaman mereka," ujar yang lainnya.
"Tidak mungkin 2,3 juta pohon akan ditanam hanya diawali dari memposting foto hewan peliharaan di insta story," ucap netizen dengan nada pesimistis.
Setelah tren itu menjadi viral, organisasi amal dibalik kampanye tersebut mengaku bertanggungjawab dan meminta maaf. Mereka harus melepas stiker tersebut karena mereka tidak memiliki uang tunai untuk menanam pohon sebanyak itu.
Mereka sudah menghapus postingan asli hanya dalam waktu sepuluh menit namun semua sudah terlanjur menyebar ke semua Instagram Story mereka yang berpartisipasi.
"Kami memahami kondisi yang ada dan percaya kami tidak memiliki kemampuan dan sumber daya untuk mempertahankan apa yang sudah kami lakukan," kata mereka. "Meskipun kami sudah menghapus posting itu tapisudah menyebar melalui cerita orang-orang," imbuh mereka.
Meskipun janji proyek satu foto satu pohon tersebut dilanggar dalam beberapa menit setelah peluncurannya, beberapa media sosial memuji kampanye tersebut karena membanjiri feed mereka dengan foto hewan peliharaan.
"Berhentilah memberi tahu orang-orang di Instagram sebenarnya tidak akan menanam pohon. Saya ingin melihat foto-foto hewan peliharaan," kata netizen.
Editor: Aspian Nur