Senin, 20/07/2026

Usai Juara di Jepang, Fajar/Fikri Langsung Fokus ke China Open 2026

Senin, 20/07/2026

Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri, membentangkan bendera Merah Putih usai juara di Jepang. (Foto: antaranews)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Usai Juara di Jepang, Fajar/Fikri Langsung Fokus ke China Open 2026

Senin, 20/07/2026

logo

Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri, membentangkan bendera Merah Putih usai juara di Jepang. (Foto: antaranews)

KORANKALTIM.COM - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri diharapkan tidak terlena setelah menjuarai Super 750 Japan Open 2026 karena mereka segera menghadapi tantangan lebih berat sekaligus mempertahankan gelar Super 1000 China Open.

“Masih ada China Open setelah ini. Jadi, saya berharap mereka tetap fokus, tidak hilang fokusnya karena walaupun lawan tidak jauh berbeda tapi level turnamennya lebih tinggi, Super 1000. Semoga gelar ini membuat mereka semakin percaya diri,” kata pelatih ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho.

Fajar/Fikri hanya mempunyai waktu singkat untuk mengalihkan fokus. Setelah final Japan Open berlangsung pada Minggu (19/7/2026) kemarin, China Open dijadwalkan bergulir di Changzhou pada 21–26 Juli.

China Open merupakan turnamen BWF World Tour Super 1000 dengan total hadiah dua juta dolar AS (sekitar Rp36 Miliar), satu tingkat di atas Japan Open yang berstatus Super 750. Turnamen tersebut juga mempunyai arti khusus bagi Fajar/Fikri karena mereka datang sebagai juara bertahan.

Pada China Open 2025, Fajar/Fikri menaklukkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-15, 21-14 dalam pertandingan final. Gelar itu diraih ketika keduanya baru menjalani turnamen kedua sebagai pasangan.

Fajar/Fikri juga menjadi pasangan ganda putra nonunggulan pertama dalam satu dekade yang mampu menjuarai China Open.

Mereka kini menuju Changzhou dengan modal kemenangan atas unggulan pertama sekaligus pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae pada final Japan Open.

Fajar/Fikri mengatasi Kim/Seo melalui dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-17 untuk meraih gelar pertama mereka pada musim 2026.

Sebelum naik podium tertinggi di Tokyo, Fajar/Fikri sempat menembus final Super 750 Singapore Open 2026, tetapi takluk dari pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-18, 17-21, 16-21.

Antonius menilai Fajar/Fikri tampil minim kesalahan dan mampu bergantian menguasai permainan depan ketika mengalahkan Kim/Seo.

“Cukup puas dan senang sekali Fajar/Fikri bisa juara di Japan Open ini. Istilahnya tidak gampang apalagi lawan di final unggulan pertama dan pasangan nomor satu dunia,” ujar Antonius melansir antaranews.com Senin (20/7/2026) hari ini.

“Fajar/Fikri bermain dengan sangat bagus, minim melakukan kesalahan sendiri. Saya memang berpesan dari awal untuk mengadu di permainan depan dan tidka banyak melakukan unforced error, ini bisa mereka jalankan dengan baik. Fajar/Fikri bergantian menguasai permainan depan dan tidak membiarkan lawan mengambil alih kendali,” tutupnya.

Editor: Aspian Nur

Usai Juara di Jepang, Fajar/Fikri Langsung Fokus ke China Open 2026

Senin, 20/07/2026

Fajar Alfian dan Muhammad Sohibul Fikri, membentangkan bendera Merah Putih usai juara di Jepang. (Foto: antaranews)

Share

Berita Terkait