Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. PSIM Yogyakarta tampil percaya diri dan tidak ragu menekan pertahanan tuan rumah.
Meski demikian, Borneo FC mampu memanfaatkan peluang lebih efektif. Keunggulan lebih dulu diraih Borneo FC pada menit ke-30.
Kaio Nunes, yang baru bergabung musim ini, berhasil memecah kebuntuan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang dari sisi sayap. Gol tersebut membuat tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIM meningkatkan intensitas serangan. Ze Valente dan rekan-rekannya beberapa kali mengancam gawang Borneo FC, memaksa lini belakang tuan rumah bermain lebih rapat dan disiplin.
Tekanan PSIM akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81 setelah wasit menunjuk titik putih. Ze Valente yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Borneo FC justru mampu mencuri gol penentu kemenangan di masa tambahan waktu.
Pada menit ke-90+1, Koldo Obieta mencetak gol lewat sundulan, menyambut umpan bola mati. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tuan rumah sekaligus disambut sorak sorai pendukung di Stadion Segiri.
Hasil ini membuat Borneo FC tetap menjaga jarak poin dengan Persib Bandung di papan atas klasemen, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan gelar.
Sementara bagi PSIM Yogyakarta, kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk dari Persebaya Surabaya. Laskar Mataram itu pun harus tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara.
Editor: Erwin