Tertinggal satu gol, Arab Saudi yang dilatih Roberto Mancini keluar menyerang. Hasilnya, Musab Fahz Aljuwayr mencetak gol pada menit ke-45+3. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Pada babak kedua, permainan semakin terbuka, Indonesia pun juga sering menyerang. Arab Saudi mendapat peluang melalui titik penalty menit 79 setelah kiper Indonesia Maarten Paes melakukan blunder. Namun sang kiper berhasil membalasnya dengan menahan sepakan Salem Aldawsari. Maarten Paes layak jadi man of he match di laga ini karena berkali-kali menepis peluang Arab Saudi. Skor imbang 1-1 pun berakhir.
Pada laga selanjutnya Indonesia akan melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2024) malam nanti. Australia pada laga perdana ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia harus mengakui keunggulan tamunya Bahrain dengan skor 0-1.
Usai laga, Roberto Mancini menyoroti faktor penyelesaian akhir yang jadi penyebab utama The Green Falcons, julukan Arab Saudi, gagal menang lawan Indonesia. "Kami memiliki masalah dalam memanfaatkan peluang, yang jelas-jelas kami hadapi dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, kami tidak hanya menggunakan hasil sebagai tolok ukur performa kami," ujar Mancini melansir dari cnnindonesia.com pagi ini.
Selain penyelesaian akhir, Mancini juga menyoroti soal minimnya para pemain Arab Saudi dapat menit bermain di klub. "Para pemain tim nasional Saudi harus berpartisipasi sebagai pemain inti bersama klub mereka. Saya memiliki 20 pemain yang duduk di bangku cadangan dalam pertandingan local dan tidak ada solusi untuk dilema ini. Kami hanya perlu mengintensifkan kerja sama dengan mereka," ungkap Mancini.
Raihan satu poin tersebut cukup bagi Indonesia untuk tidak berada di papan bawah klasemen Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia menempati peringkat keempat klasemen Grup C di bawah Jepang, Bahrain, dan Arab Saudi. China di dasar klasemen dengan Australia setingkat diatasnya
Satu poin membuat ranking Indonesia juga naik. Tim asuhan Shin Tae Yong ini mengoleksi 1.115,61 poin, merangsek naik tiga peringkat ke posisi ke-131. Tambahan poin itu bisa membuat Timnas Indonesia makin dekat dengan target PSSI untuk sampai ke dalam 100 besar dalam ranking FIFA pada tahun ini.
Shin Tae-yong sendiri berharap satu poin ini jadi modal semangat anak asuhnya di laga kedua empat hari lagi.
"Saya mohon ramaikan pertandingan dan kami akan memberikan yang terbaik melawan Australia. Indonesia akan melawan australia di GBK, jadi kepada semua fans kalian bisa datang dan kalian bisa mempengaruhi lawan kita," kata STY di Instagram @timnas.indonesia.
"Terus dukung para pemain beri dukungan terbaik sebisa yang kalian bisa. Itu akan menjadi kekuatan buat saya dan buat para pemain yang tentu diharapkan kita bisa meraih hasil terbaik," tegas pria asal Korea Selatan itu.
STY percaya diri Indonesia bisa jadi ancaman bagi tim-tim besar di Grup C. "Pertandingan yang sulit dan atmosfernya sulit dan emosional. Kami bermain bagus dan saya senang dengan hasilnya," ujar STY. "Indonesia akan menjadi kuda hitam di grup ini," tegasnya.
Editor: Aspian Nur