Pada laga pekan ke-26 Liga 1 musim kompetisi 2023-2024 itu, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavarez mengunkapkan, minimnya persiapan menghadapi jarak pertandingan yang mepet membuat para pemainmya tak bisa bermain dengan baik, namun lebih kepada hati. Para pemain menurutnya terlibat kelelahan, bahkan banyak yang melakukan kesalahan passing dalam laga tersebut.
"Kami sangat menyayangkan tidak mendapatkan kemenangan malam ini. Dari segi peluang, kami lebih banyak dari Persebaya. Sebenarnya kami lebih layak menang malam ini," kata Bernardo Tavarez.
Dua laga tanpa kemenangan, Bernardo Tavarez mengaku kecewa. Pasalnya, mereka tak mampu menyenangkan hati para suporter yang datang ke Stadion Batakan. "Tentu saja kami inginkan tiga poin bagi suporter. Mungkin mereka sedih, tapi pemain dan pelatih jauh lebih sedih dengan hasil malam ini," ucapnya.
Terlepas dari kondisi tersebut, Tavarez menegaskan PSM hingga kini masih menjadi tim kedua di Indonesia dengan pertahanan terbaik. Disisi lain, banyak pemain muda yang bisa membantu Timnas U-23 jika dibutuhkan karena memberikan jam terbang cukup banyak.
"Didua laga ini harus banyak memperbaiki produktivitas. Namun, sisi positifnya para pemain muda mendapatkan jam terbang bermain. Bahkan diantara mereka baru mendapatkan menit bermain," ujarnya.
Sementara Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster mengaku sangat bersyukur dengan raihan satu poin malam ini. Mengingat PSM merupakan lawan yang kuat. Disisi lain, kualitas lapangan juga cukup berat untuk mengembangkan permainan.
"Secara kesuluruhan kami sudah puas dengan hasil ini. Setelah ini, kami akan memaksimalkan recovery dan meminta pemain untuk meningkatkan mental. Karena itu yang paling utama," kata dia.
Editor: Maruly Z