Penegasan Ferry Paulus tersebut untuk menjawab isu tak sedap yang muncul di BRI Liga 1 2023/24 belakangan ini. Beredar kabar di jejaring sosial media bahwa akan ada perubahan soal jumlah tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Dirumorkan pada akhir musim hanya satu klub yang terdegradasi, bukan tiga tim seperti yang sudah diputuskan selama ini.
Isu itu juga menyebutkan tim yang promosi tetap tiga sehingga Liga 1 musim depan akan diikuti 20 tim. “Sekali lagi, tugas kami melaksanakan apa yang sudah diputuskan oleh PSSI. Sampai saat ini kami tetap komitmen dan fokus dengan keputusan yang sudah disampaikan sebelumnya,” tambah Ferry Paulus seperti dilansir dari laman ligaindonesiabaru.com pada Senin (30/10/2023).
Lebih lanjut Ferry Paulus juga menginformasikan, perubahan sistem kompetisi tidak bisa dilakukan secara mendadak. Apalagi tidak ada alasan yang menguatkan untuk dilakukan perubahan. Misalnya adanya force majeure. “Butuh proses yang berliku dan harus diputuskan lewat Komite Eksekutif PSSI,” tambahnya.
"Lagipula, LIB juga menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola kompetisi profesional di tanah air demi semakin meningkatnya value sepakbola tanah air, tidak hanya dalam perbaikan dalam hal ketepatan jadwal namun juga konsisten dalam implementasi format, sistem dan regulasi yang telah ditetapkan sejak awal," pungkas Ferry.
Sebelumnya, pada Minggu (29/10), PSSI juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan terkait slot degradasi musim depan. Semua tetap sesuai dengan keputusan sebelumnya. “PSSI tegas berpegang pada ketentuan yang berlaku bahwa promosi dan degradasi adalah tiga tim. Tak ada tawar menawar soal itu!" kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. “Tidak ada perubahan di tengah jalan. PSSI tidak menoleransi dan jelas menolak isu itu karena tidak sesuai dengan semangat fair play.” Ujarnya.
Editor: Maruly Zainuddin