Setelah bermain imbang tanpa gol dibabak pertama yang diwarnai banyaknya peluang dan pelanggaran dari kedua negara, pada babak kedua tim Merah Putih yang dilatih Indra Sjafri berhasil membuka keunggulan lewat gol Ramai Rumakiek menit 58 yang tercipta lewat aksi solo run luar biasa dari pemain Persipura Jayapura ini.
Gol kedua dicetak pemain asal Borneo FC Hugo Samir. Baru masuk menggantikan Egy Maulana Vikri jelang laga berakhir, putra dari legenda sepakbola asal Brasil Jacksen F Tiago itu memanfaatkan lari kencangnya untuk mencetak gol setelah pemain belakang lawan melakukan kesalahan saat kontrol bola. Kiper Kirgistan Kurmanbek Nurlanbekov yang meninggalkan gawangnya untuk menghadang laju Hugo Samir tak kuasa menahan laju bola ke arah gawangnya yang kosong.
Kemenangan Indonesia U-24 membuat mereka menorehkan poin yang sama dengan Korea Utara yang pada laga pertama di stadion yang sama menang juga dengan skor 2-0 atas Taiwan U-24.
Pimpinan klasemen dihuni Korea Utara sementara Indonesia di posisi kedua. Garuda Muda akan melakoni laga kedua menghadapi Taiwan U-24 hari Kamis (21/9/2023) lusa sore hari.
Khusus untuk Hugo Samir, gol yang dicetaknya menjadi torehan manis setelah sempat mendapat sanksi dari PSSI berupa larangan bermain selama satu tahun imbas aksi menendang wasit saat pertandingan Elite Pro Academy (EPA) kala membela Bhayangkara FC U-18.
Di Borneo FC, meski masuk tim senior namun belum ada menit bermain yang diberikan kepada pemain kelahiran 25 Januari 2005 itu oleh pelatih Pieter Huistra.
Menariknya, sebelum pertandingan ini Hugo Samir jadi pemain Indonesia yang sempat diwawancarai media resmi Asian Games 2023. "Nama saya Hugo Samir dan kami dari Indonesia.
Kami tergabung di Timnas sepak bola Indonesia. Saya berharap kami bermain bagus dan meraih medali," ujar Hugo Samir di Instagram AG2022 sebelum laga berlangsung.
Editor: Aspian Nur