Di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja Sabtu (13/5/2023) petang kemarin, dua gol awal Indonesia dilesakkan Komang Teguh menit 9 dan Muhammad Ferarri menit 53, dibalas dua gol Vietnam oleh Nguyen Van Tung menit 35 dan gol bunuh diri Bagas Kaffa menit 78.
Kerjasama dua pemain Borneo FC, Fajar Faturrahman dan Muhammad Taufany Muslihuddin memastikan kelolosan Indonesia setelah Taufany mencetak gol penentu di masa tambahan waktu menit 95 padahal sejak pertengahan babak kedua bek Pratama Arhan kena kartu merah. Arhan adalah pemberi assist untuk dua gol Indonesia dari lemparan ke dalam.
Laga ini jadi balas dendam yang tuntas bagi Indonesia karena di final tahun 2019 lalu pada SEA Games ke-XXX Indonesia kalah telak 0-3 dari Vietnam.
"Pertama kali mengucapkan syukur alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Saya pikir ini pertandingan yang ketat dari menit pertama sampai terakhir, dan kami sempat main dengan 10 orang tapi Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan," kata Indra Sjafri dilansir dari pssi.org Minggu (14/5/2023) pagi ini.
"Yang kedua saya ingin mengapresiasi pelatih Vietnam (Philippe Troussier). Perbedaan cara bermain yang ditunjukkan Vietnam sekarang jauh lebih smooth dan tidak seperti yang sebelumnya terjadi," tambah pria yang juga menjabat Direktur Teknik PSSI tersebut.
Menurut Indra Sjafri, kunci sukses kemenangan yakni serangan balik yang terorganisir dengan baik. Padalah Indonesia bermain dengan 10 pemain usai Pratama Arhan mendapat kartu kuning kedua di pertengahan babak kedua.
"Beberapa kali pemain melakukan banyak persiapan good counter, Vietnam terperangkap dengan taktik tersebut dan mereka menggebu-gebu menyerang dan tidak siap menyerang balik. Hanya 30 menit kita melakukan itu pada saat latihan dan itu taktik yang bisa membunuh Vietnam," tutup Indra Sjafri.
Sementara Muhammad Taufany mengaku sangat senang dan bersyukur bisa membawa Garuda Nusantara mengalahkan Vietnam U-22, sekaligus melaju ke final SEA Games 2023.
"Kami diberikan kemenangan hari ini dan saya bersyukur kepada coach Indra (Sjafri) dan staf pelatih sudah memberi kepercayaan di Timnas SEA Games ini. Untuk ke final saya ingin lebih siap lagi," kata Taufany. "Saya berharap teman-teman siap menjaga mental ini sampai ke final. Saya berharap bisa menjaga mental kemenangan ini," tambah pemain asal Tenggarong, Kutai Kartanegara itu.
Sementara itu, kiper Garuda Nusantara, Ernando Ari mengatakan bahwa kesabaran kunci sukses mengalahkan Vietnam. "Alhamdulillah kami dihuni pemain berpengalaman semua, baik itu di timnas maupun di liga, jadi kita tidak terlalu banyak berpikir, kita hanya fokus untuk defense," kata Ernando Ari.
Ernando Ari yang sempat melakukan sejumlah penyelamatan penting dalam laga tadi mengaku selalu mendengar arahan dari tim pelatih.
Ernando menjelaskan, saat Indonesia bermain dengan 10 orang, Indra Sjafri meminta para pemainnya untuk bermain lebih sabar. "Di mana walaupun kami defense pasti mereka punya kelemahan, yang mana pada saat kami salah passing, mereka menggebu-gebu menyerang, tapi kita sabar dan mendapatkan momen itu," ucap pemain asal klub Persebaya tersebut.
Indonesia akan melawan Thailand pada laga final. pertandingan tersebut akan berlangsung di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023) malam nanti.
Editor: Aspian Nur