"Kami sudah menjalani latihan dan semua berjalan dengan baik, pelatih sudah memberi materi taktik untuk mempersiapkan diri ke putaran kedua nanti," ujar pemilik nomor punggung 22 ini dilansir dari laman borneofc.id Kamis (30/12/2021) hari ini.
Meskipun menjalani masa libur lebih dari sepekan, putra asli Samarinda ini mengaku jika kondisi fisiknya tidak ada masalah. "Masalah fisik tidak terlalu masalah, sejauh ini karena kami menjalani program latihan yang diberikan sama pelatih fisik. Semoga masa persiapan yang dilakukan di Jogja ini membawa kebaikan untuk tim di putaran kedua nanti, secara pribadi percaya penambahan pemain yang ada ini juga meningkatkan kekuatan tim secara menyeluruh," ujar Sultan Samma.
Sementara itu pemain anyar Pesut Etam Serdy Ephi Fano yang sudah berada di Jogjakarta latihan bersama pemain lain mengaku sangat senang bisa bergabung dengan Borneo FC. Pemain yang terakhir kali membela Semen Padang di Liga 2 tersebut, memastikan siap memberikan yang terbaik jika mendapat kepercayaan oleh pelatih.
"Puji Tuhan, saya sangat senang dan bangga dapat bergabung dengan tim ini. Tim yang banyak dihuni pemain-pemain berkualitas. Ini akan jadi pengalaman berharga bagi saya dan saya akan memaksimalkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Serdy.
Sebagai pemain muda, Serdy sangat memahami persaingan untuk menjadi bagian dari skuad Borneo FC tak mudah. Namun ia berjanji siap bersaing untuk mendapatkan kesempatan. Jika melihat dari hasil seri pertama sampai ketiga, Borneo FC lebih kerap memainkan pemain senior di posisi ujung tombak. Fransisco Torres dan Boaz Salossa adalah pemain selalu diandalkan pelatih sebagai penggedor di lini depan.
"Untuk persaingan di sektor depan memang sangat ketat. Saya sebagai pemain muda harus bersaing dengan pemain-pemain terbaik dan idola-idola saya. Tapi saya akan bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan pelatih," kata Serdy.
Editor: Aspian Nur