Pada Agustus lalu pemain milik Bhayangkara FC tersebut batal diboyong pelatih Shin Tae-yong ke Kroasia untuk menjalani TC luar negeri lantaran telat hadir ke sesi latihan. Kali ini, Serdy kembali berulah, dan tim pelatih tak habis pikir.
"Iya kemarin kedua pemain dikembalikan ke klubnya masing-masing karena masalah indisipliner," ucap asisten pelatih timnas U-19, Nova Arianto, sambil membenarkan bahwa keduanya pulang sekitar jam 03.00 WIB pagi ke hotel.
"Nah, itu saya tidak tahu [sebab mereka pulang pagi]. Tapi saya sangat kecewa dengan mereka karena timnas dibuat main-main, banyak pemain ingin bergabung di timnas, tapi mereka bikin seenaknya," sambung Nova.
Tim pelatih timnas U-19 berharap para pemain lainnya belajar dan makin waspada bahwa timnas bukan main-main. Jangan sampai mereka mengalami kisah seperti Serdy, yang sudah dua kali melakukan kesalahan serupa.
“Ini kejadian yang kedua kali buat Serdy. Makanya tak habis pikir. Semoga bisa jadi pembelajaran mereka, dan pemain lainnya," harap mantan pemain Persib Bandung tersebut. Selain pulang pagi ke hotel, kesalahan lain yang dilakukan adalah tidak melakukan penimbangan badan hingga telat datang pada sesi latihan pagi.
Hal-hal seperti ini dinilai terlalu berat untuk diterima, sehingga tim pelatih melakukan tindakan tegas. Sebelumnya Tae-yong juga selalu menegaskan bahwa seluruh pemain harus serius dalam mengikuti kegiatan timnas U-19. Tim tersebut mendapat dukungan negara menuju Piala Dunia U-20 2021, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sementara bek Bagas Kaffa mengungkapkan suasana tim setelah pemulangan dua rekan mereka. "Kami semua tak terpengaruh, ada perkembangan usai menjalani TC yang sudah berjalan memasuki pekan kedua ini. Pada pekan pertama lalu kami banyak diberikan menu latihan fisik dan pengembalian kebugaran fisik," ucap Bagas.
Bagas menjelaskan rekan setimnya penuh semangat dalam menjalani TC. Tidak ada pemain timnas Indonesia U-19 yang mengeluh, meski agenda tersebut menguras fisik dan pikiran. "Kami harus selalu fokus dalam latihan. Selain itu kami juga harus disiplin dan kerja keras. Saya juga ingin terus bersama timnas U-19," ujar pilar Barito Putera tersebut.
Kini tersisa 36 pemain dari 38 nama yang dipanggil dalam TC tersebut. Selepas dari Jakarta, timnas Indonesia U-19 berencana terbang ke luar negeri. Sejauh ini ada dua negara yakni Spanyol dan Korea Selatan, yang dituju menggelar agenda tersebut.
Melaksanakan TC di luar negeri bukan yang pertama kali dilakukan timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, David Maulana dan kawan-kawan melangsungkan agenda itu di Kroasia, pada Agustus sampai dengan Oktober 2020 lalu. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di goal.com hari Rabu 25 November 2020 dengan judul "Saya Tak Habis Pikir!" - Kata Pelatih Soal Indisipliner Pemain Timnas Indonesia U-19