Pualam Bahari, salah satu pemain muda di Borneo FC Samarinda mengaku sangat berharap kompetisi bisa dilanjutkan. Meski berstatus pemain baru, namun Pualam mengaku ingin sekali bermain bersama pemain senior di kompetisi. “Tanggapannya ya yang pasti kecewa apalagi kami semua sebelumya sudah
berjuang setiap latihannya dan mempersiapkan diri dengan sangat matang.” ujar mantan pemain timnas U-16 ini.
Pualam merupakan mantan kiper timnas Indonesia U-16, ia baru didatangkan manajemen Borneo FC pada musim ini. Awalnya, kompetisi yang rencananya digelar pada 1 Oktober lalu membuat dia semakin bersemangat merebut posisi inti, apalagi ada regulasi mengenai pemain U-20 di susunan pemain. Akan tetapi, saat kompetisi akan dimulai dua hari lagi, PSSI memutuskan untuk menunda akibat tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian hingga waktu yang belum ditentukan.
Manajemen Borneo FC berharap apabila kompetisi dilanjutkan maka seluruh persiapan dan persyaratan penyelenggaraan kompetisi harus dituntaskan lebih dulu agar tak menjadi polemik dikemudian hari. Manajer Pesut Etam Farid Abubakar mengatakan dalam pertemuan bersama klub sebelum kompetisi ditunda, federasi dan operator tak menyinggung soal izin keamanan dari pihak kepolisian. Maka klub mengira lampu hijau sudah didapatkan oleh federasi maupun operator liga.
"Kecewa pastilah ada. Karena kita sudah menjalani beberapa kali meeting dan tidak ada sama sekali bahasan perihal izin keamanan dari kepolisian. Jadi terkesan sekarang liga ini menjalankan kelanjutan liga secara terburu-buru," kata Farid. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di antaranews.com hari Senin 12 Oktober 2020 dengan judul Pemain Borneo FC berharap ada titik terang di pertemuan PSSI dan klub