Menyikapi kekalahan timnya, Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar mengatakan tim asuhannya memang tampil kurang fokus saat babak pertama, hingga kebobolan dua gol. "Pemain kehilangan konsentrasi, sehingga penerapan strategi dari bertahan ke menyerang ataupun sebaliknya tidak berjalan maksimal," kata Nil usai pertandingan.
Pada babak kedua, lanjut Nil, timnya bisa tampil lebih menekan. Bahkan, punggawa Laskar Joko Tingkir memiliki kesempatan menyamakan kedudukan andai saja saat wasit menunjuk titik putih, saat Rafael Oliveira dilanggar oleh pemain belakang Borneo FC.
"Kami tetap menerima hasil ini dan akan mengevaluasi permaian parapemain, untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," ujarnya.
Sementara, Pelatih Borneo FC Samarinda, Edson Tavares mengatakan, seperti yang dirinya sampaikan sebelumnya, pertandingan melawan Persela Lamongan tidak mudah, meski tim tamu hanya diperkuat satu pemain asing. "Babak pertama memang berjalan denganl mudah, dimana kami bisa mencetak dua gol," ujar Tavares
Tavares menegaskan, lupakan performa di babak kedua yang kurang memuaskan. Sisi positifnya, para pemain Persela tampak kesulitan melakukan tendangan ke arah gawang Borneo FC Samarinda. "Ini penting. Artinya pemain bertahan dan bekerja sangat baik, komunikasi antar pemain sudah berjalan seperti yang diharapkan," pungkasnya.
Dari hasil kemenangan ini Borneo FC Samarinda berhasil melesat ke peringkat 2 dengan raihan 6 poin dari 3 laga. Sementara itu, Persela Lamongan semakin terjerembab di peringkat ke-17 dengan raihan poin 0 dari 3 laga. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur