Kecelakaan terjadi pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 14.35 WITA. Insiden tersebut kini masih diselidiki Satlantas Polresta Samarinda untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KT 3982 BBD yang dikendarai Nurussobah bersama anaknya semula melaju lurus dari arah Jalan Jakarta menuju Jalan Jakarta 2.
“Setibanya di depan Bengkel Jakarta Motor, pengendara sepeda motor diduga menghindari kendaraan yang berada di depannya dengan bergerak ke arah kanan atau ke bagian tengah jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (28/10/2026).
Pergerakan tersebut membuat pengendara dan penumpangnya terjatuh. Pada saat bersamaan, truk tangki Mercedes-Benz bernomor polisi B 9859 SFV yang dikemudikan Achmad Vaozi Harto berada di samping sepeda motor tersebut. Akibatnya, penumpang sepeda motor terjatuh ke arah truk hingga terlindas kendaraan berat itu.
“Jadi, saat menghindari kendaraan di depannya itu, pemotor tepat berada di samping truk. Saat terjatuh, penumpang terjatuh hingga terjadi laka lantas,” ungkap La Ode.
Insiden tersebut menyebabkan anak yang masih duduk di bangku SD itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, peristiwa kecelakaan maut tersebut sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
La Ode menegaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi truk untuk mendalami kejadian tersebut.
“Masih kami periksa. Yang jelas, pascakejadian, sopir bersama kendaraannya langsung kami amankan,” tutupnya.
Editor: Erwin
Kecelakaan terjadi pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 14.35 WITA. Insiden tersebut kini masih diselidiki Satlantas Polresta Samarinda untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KT 3982 BBD yang dikendarai Nurussobah bersama anaknya semula melaju lurus dari arah Jalan Jakarta menuju Jalan Jakarta 2.
“Setibanya di depan Bengkel Jakarta Motor, pengendara sepeda motor diduga menghindari kendaraan yang berada di depannya dengan bergerak ke arah kanan atau ke bagian tengah jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (28/10/2026).
Pergerakan tersebut membuat pengendara dan penumpangnya terjatuh. Pada saat bersamaan, truk tangki Mercedes-Benz bernomor polisi B 9859 SFV yang dikemudikan Achmad Vaozi Harto berada di samping sepeda motor tersebut. Akibatnya, penumpang sepeda motor terjatuh ke arah truk hingga terlindas kendaraan berat itu.
“Jadi, saat menghindari kendaraan di depannya itu, pemotor tepat berada di samping truk. Saat terjatuh, penumpang terjatuh hingga terjadi laka lantas,” ungkap La Ode.
Insiden tersebut menyebabkan anak yang masih duduk di bangku SD itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, peristiwa kecelakaan maut tersebut sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
La Ode menegaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi truk untuk mendalami kejadian tersebut.
“Masih kami periksa. Yang jelas, pascakejadian, sopir bersama kendaraannya langsung kami amankan,” tutupnya.