Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan adanya wacana pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muda di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan adanya wacana pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muda di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Wacana tersebut dibahas setelah Wakil Gubenur Kaltim menerima audiensi dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melalui Badan Cadangan Nasional di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (26/10/2026).
Seno Aji menyampaikan, dalam pertemuan bersama Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Brigjen TNI Asep Tadiana Wachgi, salah satu hal utama yang dibahas mereka adalah rencana pelatihan Komcad bagi ASN muda di setiap daerah.
“Artinya, mereka (para ASN muda) dengan rentan usia 18 sampai 35 tahun akan mendapatkan latihan dasar kemiliteran dari kodam setempat ,” ucapnya.
Seno Aji mengaku menyambut baik wacana ini karena dinilai dapat menumbuhkan kedisiplinan sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti hal ini kita akan berdiskusi dengan Kesbangpol dan Sekda Kaltim, terutama supaya nanti ada beberapa ASN muda kita yang masuk sebagai komponen cadangan,” katanya.
Namun, Seno Aji menegaskan bahwa keikutsertaan ASN program tersebut tidak serta-merta menjadikan mereka bagian dari TNI. Pelatihan itu tegasnya, hanya berupa pendidikan dasar kemiliteran, setelah itu para ASN akan kembali menjalankan tugas di lingkungan Pemprov Kaltim.
Selain membahas wacana pelatihan Komcad, pertemuan tersebut juga menyinggung keberadaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kaltim. Seno Aji menyebut, Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional Kemenhan turut menyampaikan sejumlah hal terkait pemenuhan hak-hak para veteran.
“Alhamdulillah, itu sudah kita penuhi semua. Pemerintah Provinsi juga telah memenuhi semua hak-hak tersebut. Jadi, saya rasa tidak ada hal baru dalam pertemuan tersebut, kecuali yang satu tadi (Program Komcad bagi ASN muda),” tutupnya.
Editor: Erwin
Wacana tersebut dibahas setelah Wakil Gubenur Kaltim menerima audiensi dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melalui Badan Cadangan Nasional di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (26/10/2026).
Seno Aji menyampaikan, dalam pertemuan bersama Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Brigjen TNI Asep Tadiana Wachgi, salah satu hal utama yang dibahas mereka adalah rencana pelatihan Komcad bagi ASN muda di setiap daerah.
“Artinya, mereka (para ASN muda) dengan rentan usia 18 sampai 35 tahun akan mendapatkan latihan dasar kemiliteran dari kodam setempat ,” ucapnya.
Seno Aji mengaku menyambut baik wacana ini karena dinilai dapat menumbuhkan kedisiplinan sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti hal ini kita akan berdiskusi dengan Kesbangpol dan Sekda Kaltim, terutama supaya nanti ada beberapa ASN muda kita yang masuk sebagai komponen cadangan,” katanya.
Namun, Seno Aji menegaskan bahwa keikutsertaan ASN program tersebut tidak serta-merta menjadikan mereka bagian dari TNI. Pelatihan itu tegasnya, hanya berupa pendidikan dasar kemiliteran, setelah itu para ASN akan kembali menjalankan tugas di lingkungan Pemprov Kaltim.
Selain membahas wacana pelatihan Komcad, pertemuan tersebut juga menyinggung keberadaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kaltim. Seno Aji menyebut, Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional Kemenhan turut menyampaikan sejumlah hal terkait pemenuhan hak-hak para veteran.
“Alhamdulillah, itu sudah kita penuhi semua. Pemerintah Provinsi juga telah memenuhi semua hak-hak tersebut. Jadi, saya rasa tidak ada hal baru dalam pertemuan tersebut, kecuali yang satu tadi (Program Komcad bagi ASN muda),” tutupnya.

Editor: Erwin











Pusat gempa berada di laut 30 km timur laut Mbay, Nagekeo
26 Okt 2026, 11:53:42 WIB • Kedalaman 13 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG