Rabu, 12/08/2026

Sekuriti dan Media Ribut di Pasar Pagi, Wali Kota Samarinda Minta Maaf

Rabu, 12/08/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun meminta maaf untuk perseteruan di Pasar Pagi yang ramai disorot publik. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sekuriti dan Media Ribut di Pasar Pagi, Wali Kota Samarinda Minta Maaf

Rabu, 12/08/2026

logo

Wali Kota Samarinda, Andi Harun meminta maaf untuk perseteruan di Pasar Pagi yang ramai disorot publik. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis : Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Perseteruan antara petugas keamanan atau sekuriti dengan seorang jurnalis wanita di Pasar Pagi Samarinda Jalan Gajah Mada menjadi sorotan publik. 

Pasca kehebohan karena keributan terekam kamera dan beredar di media sosial, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengaku belum mengetahui secara pasti duduk persoalan yang terjadi. Insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman atau miskomunikasi antara kedua belah pihak. “Saya belum mengetahui persis masalahnya, tetapi saya menyarankan tidak usah dibesar-besarkan,” imbau Andi Harun, Rabu (12/8/2026). 

Kendati ucapan yang beredar dalam perseteruan itu patut disesalkan, konteks kejadian dinilai perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk kondisi petugas di lapangan yang kemungkinan mengalami kelelahan saat menjalankan tugas. 

Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda pun didorong untuk menuntaskan persoalan agar tidak berlarut-larut. Secara terbuka, Andi Harun menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekeliruan dari personel yang bertugas di lingkungan Pemkot Samarinda. “Saya mewakili pemkot, kalau sekuriti saya atau Satpol PP di Pasar Pagi mungkin karena kelelahan atau apa pun latar belakangnya ada kesalahan, saya minta maaf,” ucap Andi Harun. Di sisi lain, Pasar Pagi merupakan ruang publik yang terbuka bagi masyarakat, termasuk untuk kegiatan peliputan wartawan. 

Kendati aktivitas jurnalistik di ruang publik tidak dibatasi, pelaksanaan tugas di lapangan tetap wajib menghormati aturan internal serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Persoalan antara petugas dan pihak media diharapkan tidak terus dipertentangkan agar tidak menimbulkan polemik yang meluas. 

“Selama ini juga tidak apa-apa, silakan itu ruang publik, boleh diliput. Namun, tolong juga hormati SOP,” pungkasnya.

Sekuriti dan Media Ribut di Pasar Pagi, Wali Kota Samarinda Minta Maaf

Rabu, 12/08/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun meminta maaf untuk perseteruan di Pasar Pagi yang ramai disorot publik. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait