Kamis, 06/08/2026
Kamis, 06/08/2026
Pawai pembangunan di Samarinda pada 2025 lalu. Karena efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terpaksa meniadakan pawai tahun ini. (Foto: Ayu/KoranKaltim.com)
Kamis, 06/08/2026

Pawai pembangunan di Samarinda pada 2025 lalu. Karena efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terpaksa meniadakan pawai tahun ini. (Foto: Ayu/KoranKaltim.com)
Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Masyarakat Kota Samarinda tidak akan menyaksikan Pawai Pembangunan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) tahun ini.
Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memutuskan untuk meniadakan agenda tahunan tersebut sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda Yosua Laden mengungkapkan, keputusan peniadaan pawai merupakan arahan langsung dari Wali Kota Samarinda Andi Harun.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa dilaksanakan kembali. Karena tahun ini kami betul-betul melakukan efisiensi, khususnya untuk anggaran kegiatan seremonial,” kata Yosua.
Kendati pawai ditiadakan, upacara peringatan detik-detik Proklamasi dipastikan tetap digelar di GOR Segiri dengan konsep yang lebih sederhana.
Lokasi tersebut dipilih setelah sebelumnya pemerintah sempat mempertimbangkam Balai Kota Samarinda sebagai opsi tempat pelaksanaan.
Langkah efisiensi juga diterapkan melalui pemangkasan jumlah peserta pasukan maupun tamu undangan. Alokasi undangan yang pada tahun sebelumnya mencapai lebih dari 500 orang, kini disusutkan menjadi sekitar 350 orang.
Daftar undangan diprioritaskan bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta istri, mantan wali kota dan wakil wali kota, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, orang tua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), serta para veteran.
Penyesuaian turut dilakukan pada masa karantina Paskibraka yang dipangkas dari 14 hari menjadi tujuh hari, dengan agenda pengukuhan dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus di Hotel Five Premiere.
Sementara untuk prosesi ziarah ke Taman Makam Pahlawan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
Adapun ziarah ke Makam La Mohang Daeng Mangkona di Kecamatan Samarinda Seberang tidak dimasukkan dalam rangkaian HUT ke-81 RI karena merupakan agenda khusus Hari Jadi Samarinda.
Meski terdapat pemangkasan sejumlah kegiatan seremonial, Yosua tetap mengimbau masyarakat untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan melalui pemasangan bendera serta dekorasi di lingkungan masing-masing.
“Kita juga berdoa semoga kondisi perekonomian dan negara kita menjadi lebih baik ke depannya,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 06/08/2026
Pawai pembangunan di Samarinda pada 2025 lalu. Karena efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terpaksa meniadakan pawai tahun ini. (Foto: Ayu/KoranKaltim.com)
TERPOPULER