Minggu, 02/08/2026
Minggu, 02/08/2026
Suasana Dialog Publik bertajuk “Membaca Ulang Potret Fiskal Kalimantan Timur 2027” yang digelar IKA PMII Kaltim di Caffe Bagios, Samarinda, Sabtu (1/8/2026) malam. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
Minggu, 02/08/2026

Suasana Dialog Publik bertajuk “Membaca Ulang Potret Fiskal Kalimantan Timur 2027” yang digelar IKA PMII Kaltim di Caffe Bagios, Samarinda, Sabtu (1/8/2026) malam. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penguatan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel dinilai menjadi faktor utama dalam menentukan arah pembangunan Kalimantan Timur (Kaltim) menjelang tahun anggaran 2027.
Pesan tersebut mengemuka dalam Dialog Publik bertajuk “Membaca Ulang Potret Fiskal Kalimantan Timur 2027” yang digelar Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kaltim di Caffe Bagios, Samarinda, Sabtu (1/8/2026) malam.
Dialog menghadirkan Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kaltim Sudarno, Wali Kota Samarinda Andi Harun, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kaltim Syafruddin, serta Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Saipul.
Dalam paparannya, Syafruddin menekankan bahwa kualitas tata kelola anggaran akan menentukan efektivitas pembangunan daerah, terutama di tengah tantangan fiskal dan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Setiap rupiah uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan, pembangunan, dan kesejahteraan. Karena itu, ketika fiskal tertekan, efisiensi bukan pilihan untuk mengurangi manfaat, tetapi cara memastikan anggaran tetap tepat sasaran,” ujarnya.
Lanjutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah harus terus diperkuat agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Anggaran yang memiliki tata kelola baik akan menjadi penentu arah pembangunan dan kebijakan suatu daerah,” tegasnya.
Forum diskusi tersebut juga membahas berbagai tantangan fiskal yang akan dihadapi Kaltim pada 2027, mulai dari optimalisasi pendapatan daerah, efektivitas belanja pemerintah, hingga upaya memperkuat kemandirian fiskal di tengah transformasi ekonomi sebagai daerah penyangga sekaligus mitra utama Ibu Kota Nusantara.
Melalui dialog ini, IKA PMII Kaltim berharap berbagai pandangan dan rekomendasi yang disampaikan para narasumber dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Erwin
Minggu, 02/08/2026
Suasana Dialog Publik bertajuk “Membaca Ulang Potret Fiskal Kalimantan Timur 2027” yang digelar IKA PMII Kaltim di Caffe Bagios, Samarinda, Sabtu (1/8/2026) malam. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
TERPOPULER