Rabu, 22/07/2026

Anggaran Menyusut, BRIDA Kaltim Tetap Jalankan Puluhan Riset

Rabu, 22/07/2026

Kepala BRIDA Provinsi Kaltim, Fitriansyah (Surya/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Anggaran Menyusut, BRIDA Kaltim Tetap Jalankan Puluhan Riset

Rabu, 22/07/2026

logo

Kepala BRIDA Provinsi Kaltim, Fitriansyah (Surya/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kaltim berkomitmen tetap mempertahankan jumlah penelitian yang dilakukan setiap tahun meski menghadapi penurunan anggaran.

Kepala BRIDA Provinsi Kaltim, Fitriansyah, menyampaikan pihaknya menargetkan tetap melaksanakan puluhan penelitian setiap tahun. Sebagian besar riset tersebut kata dia, kini dilakukan melalui skema kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Jumlah riset tetap kita pertahankan sekitar 20 sampai 30, dan kebanyakan merupakan kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ujar Fitriansyah, Rabu (22/7/2026).

Lanjutnya, BRIDA Kaltim kini mulai menerapkan strategi yang lebih efisien dengan menyesuaikan metode penelitian.

Salah satunya, seperti pengurangan cakupan wilayah pengambilan sampel, jika sebelumnya ungkap Fitriansyah, penelitian dilakukan di seluruh 10 kabupaten/kota di Kaltim, kini hanya difokuskan pada beberapa daerah saja, agar biaya operasional lebih terkendali.

“Biasanya penelitian kita mencakup di seluruh kabupaten/kota, sekarang terpaksa hanya tiga daerah. Memang ada pengaruh terhadap hasil, tetapi dengan metodologi yang disesuaikan kita berharap riset tetap bisa berjalan,” ucapnya.

Fitriansyah juga menjelaskan, sebagian besar anggaran penelitian selama ini digunakan untuk biaya perjalanan dinas dalam proses pengumpulan data di lapangan.

Selain itu, BRIDA juga harus menanggung biaya pengujian laboratorium, karena pihaknya belum memiliki laboratorium sendiri sehingga masih bekerja sama dengan laboratorium milik perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Fitriansyah mengungkapkan, anggaran BRIDA mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Padahal, sebelumnya pihaknya pernah mengelola anggaran yang digelontorkan Pemprov Kaltim Rp30 miliar.

“Tetapi kini anggaran yang kita kelola hanya berkisar Rp19 miliar, dan sebagian besar digunakan untuk kebutuhan operasional pegawai,” katanya.

Meski demikian, Fitriansyah menegaskan kondisi tersebut tidak membuat BRIDA mengurangi aktivitas penelitian. Sebaliknya, pihaknya terus memperluas kerja sama pendanaan dengan berbagai mitra.

“Kita mulai mencari pendanaan riset dari luar, termasuk dari luar negeri. Selain itu ada juga skema kolaborasi dengan perguruan tinggi, misalnya riset senilai Rp 100 juta, sebagian dibiayai BRIDA dan sebagian lagi oleh perguruan tinggi,” tuturnya. 

Editor: Erwin

Anggaran Menyusut, BRIDA Kaltim Tetap Jalankan Puluhan Riset

Rabu, 22/07/2026

Kepala BRIDA Provinsi Kaltim, Fitriansyah (Surya/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait