Selasa, 21/07/2026

Keamanan Jadi Alasan, Pemkot Larang Warga Beraktivitas di Teras Samarinda Tahap II

Selasa, 21/07/2026

Area jembatan Teras Samarinda Tahap II ketika ditinjau Pemkot Samarinda pada Maret lalu. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Keamanan Jadi Alasan, Pemkot Larang Warga Beraktivitas di Teras Samarinda Tahap II

Selasa, 21/07/2026

logo

Area jembatan Teras Samarinda Tahap II ketika ditinjau Pemkot Samarinda pada Maret lalu. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Meski belum diresmikan, kawasan Teras Samarinda Tahap II belakangan sempat digunakan sejumlah warga untuk beraktivitas. 

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran karena area tersebut masih berstatus proyek yang belum selesai.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area tersebut. 

Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah diinstruksikan agar segera melakukan penertiban demi mengantisipasi risiko keselamatan.

“Masalahnya soal keamanan. Kasihan kalau nanti terjadi sesuatu karena belum ada pengelolanya,” kata Marnabas.

Status kawasan yang masih dalam pengerjaan berkonsekuensi pada belum tersedianya pengelola resmi yang bertanggung jawab atas keamanan maupun pemeliharaan fasilitas. 

Aktivitas warga di lokasi yang masih berada dalam tanggung jawab kontraktor ini juga berpotensi memicu persoalan apabila terjadi kerusakan fisik sebelum pengerjaan dinyatakan tuntas.

“Kalau ada kerusakan sebelum selesai nanti jadi masalah. Itu masih tanggung jawab kontraktor,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemkot Samarinda tengah mematangkan skema pengelolaan Teras Samarinda Tahap II, khususnya Segmen II, III, dan IV. Masa pemeliharaan ketiga segmen tersebut dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026, sehingga ditargetkan dapat mulai beroperasi pada September mendatang.

“Sekarang kami sedang menyusun untuk pengelolanya. Mudah-mudahan September sudah bisa mulai,” jelasnya.

Penetapan pihak pengelola kawasan nantinya tetap menunggu keputusan Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga, yang saat ini mengelola Teras Samarinda Tahap I tetap berpeluang mengelola area baru ini, meski opsi melibatkan pengelola lain turut terbuka mengingat luasnya kawasan.

Berbeda dengan tiga segmen lainnya, Segmen I dipastikan belum akan dibuka dalam waktu dekat. Sejumlah pengerjaan utama masih terus berlangsung di area tersebut, mencakup penyelesaian jalur pedestrian sisi darat, instalasi elektrikal, hingga pemasangan lantai wood plastic composite (WPC) yang ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“Segmen yang menjorok ke sungai itu belum bisa dibuka karena pekerjaannya belum selesai,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Keamanan Jadi Alasan, Pemkot Larang Warga Beraktivitas di Teras Samarinda Tahap II

Selasa, 21/07/2026

Area jembatan Teras Samarinda Tahap II ketika ditinjau Pemkot Samarinda pada Maret lalu. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait