Minggu, 19/07/2026
Minggu, 19/07/2026
Petugas Disdamkarmat Kota Samarinda bersama relawan saat berjibaku memadamkan kobaran api. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Minggu, 19/07/2026

Petugas Disdamkarmat Kota Samarinda bersama relawan saat berjibaku memadamkan kobaran api. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Ir. Sutami, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 22.15 Wita.
Sedikitnya lima rumah tunggal hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Salah seorang korban, Rina Wulandari mengaku, kobaran api muncul begitu cepat saat dirinya dan keluarga sedang berkumpul di dalam rumah.
“Waktu itu kami sekeluarga sedang kumpul bersama di ruang tengah. Tiba-tiba terdengar warga berteriak ada kebakaran. Begitu saya keluar rumah, api sudah membesar di bagian atas rumah sebelah. Kami langsung meninggalkan semuanya dan berusaha menyelamatkan diri,” ungkapnya.
Dalam kepanikan, Rina hanya sempat menyelamatkan anggota keluarga dan membawa sejumlah dokumen penting.
“Alhamdulillah semua keluarga selamat. Saya cuma sempat membawa berkas-berkas. Mudah-mudahan di dalamnya masih ada dokumen penting seperti ijazah dan surat-surat lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.15 Wita dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran di Jalan Ir. Sutami Gang KBB RT 08 sekitar pukul 22.15 Wita. Di lokasi terdapat lima rumah tunggal yang terbakar,” katanya.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari akses jalan yang sempit, banyaknya warga yang memadati lokasi, hingga keterbatasan sumber air.
“Kendalanya akses jalan sempit, banyak penonton yang mengganggu pergerakan petugas, dan sumber air di sekitar lokasi juga terbatas,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik setelah petugas menerima informasi adanya letupan dari meteran salah satu rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Kami menurunkan 3 posko, dari posko 4, 10 dan 5 sebanyak 4 unit tangki, serta bantu relawan dan PMK swasta lainnya. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan serta tidak merembet lebih luas ke bangunan lain,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 19/07/2026
Petugas Disdamkarmat Kota Samarinda bersama relawan saat berjibaku memadamkan kobaran api. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER