Kamis, 16/07/2026
Kamis, 16/07/2026
Pembinaan Paskibraka Kota Samarinda yang di lakukan oleh Kesbangpol Kota Samarinda. (Foto: Dok.Kesbangpol kota Samarinda)
Kamis, 16/07/2026

Pembinaan Paskibraka Kota Samarinda yang di lakukan oleh Kesbangpol Kota Samarinda. (Foto: Dok.Kesbangpol kota Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Samarinda Tahun 2026 tetap berlangsung meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Sejumlah penyesuaian dilakukan pada aspek fasilitas dan perlengkapan, namun tidak mengurangi target kesiapan para anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Sebanyak 42 pelajar terbaik, terdiri dari 21 putra dan 21 putri, saat ini tengah menjalani pembinaan intensif yang telah memasuki hari ke-16.
Mereka merupakan hasil seleksi tingkat kota yang dilaksanakan pada Juni 2026 dan mulai mengikuti latihan sejak 1 Juli.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda Miftahurrizqa mengatakan, efisiensi anggaran memang berdampak pada beberapa kebutuhan teknis selama pembinaan. Meski demikian, pemerintah memastikan kualitas latihan tetap menjadi prioritas utama.
“Tahun ini kita menyesuaikan. Seragam yang sebelumnya dua setel menjadi satu, termasuk perlengkapan latihan dan konsumsi. Tetapi pembinaan tetap berjalan dengan maksimal karena yang paling utama adalah kesiapan fisik, mental, dan kedisiplinan peserta,” ujarnya pada, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, selama dua pekan pertama para peserta masih menjalani latihan dengan sistem pulang-pergi dari rumah. Pola tersebut diterapkan untuk membangun kondisi fisik sekaligus mempersiapkan mereka sebelum memasuki masa karantina.
“Latihan sudah masuk hari ke-16 sejak dimulai 1 Juli. Ada 21 putra dan 21 putri yang mengikuti pembinaan. Mereka masih latihan reguler sebelum nantinya masuk asrama,” katanya.
Kesbangpol menjadwalkan karantina akan dimulai sekitar 8 hingga 9 Agustus 2026. Lokasi asrama masih dalam tahap finalisasi, namun seluruh persiapan terus dimatangkan agar tidak mengganggu agenda latihan menjelang hari pelaksanaan.
Selain dukungan dari Kesbangpol, proses pembinaan juga melibatkan pelatih dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Mereka bertanggung jawab membentuk kemampuan baris-berbaris, karakter, disiplin, hingga kepemimpinan para peserta.
Faktor cuaca turut menjadi perhatian selama latihan berlangsung. Tingginya suhu pada siang hari membuat pelatih menyesuaikan jadwal latihan demi menjaga kondisi kesehatan peserta.
“Kalau cuaca terlalu terik, latihan bisa kita geser atau dialihkan. Yang penting pembinaan tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan anak-anak,” jelasnya.
Ia menambahkan, tugas anggota Paskibraka tidak hanya terbatas pada upacara HUT RI. Setelah pelaksanaan 17 Agustus, mereka akan tetap dilibatkan dalam berbagai kegiatan kenegaraan di Kota Samarinda hingga peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2027 sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Ia optimistis seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana meski dilakukan penyesuaian anggaran.
“InsyaAllah, meski ada penyesuaian, target kita pada hari H tetap terlaksana seperti tahun-tahun sebelumnya. Semangat dan kualitas pembinaan tetap menjadi prioritas,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 16/07/2026
Pembinaan Paskibraka Kota Samarinda yang di lakukan oleh Kesbangpol Kota Samarinda. (Foto: Dok.Kesbangpol kota Samarinda)
TERPOPULER