Selasa, 14/07/2026
Selasa, 14/07/2026
TKP Penusukan dipasangain police line seusai pihak kepolisian melakukan olah TKP awal di lokasi kejadian (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Selasa, 14/07/2026

TKP Penusukan dipasangain police line seusai pihak kepolisian melakukan olah TKP awal di lokasi kejadian (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Berawal dari balapan liar berujung aksi penusukan, itulah yang terjadi di Kota Samarinda pada Selasa (14/7/2026) dini hari tadi sekitar pukul 01.20 WITA.
Dua remaja menjadi korban penusukan oleh sekelompok remaja lainnya di kawasan Jalan Sirad Salman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu yang berdasarkan informasi di lokasi, peristiwa berawal saat kedua kelompok remaja diduga sepakat bertemu di sebuah lokasi pencucian motor di kawasan Siradj Salman untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
Namun, pertemuan tersebut justru berujung aksi pengeroyokan dan penusukan.
Udin, warga sekitar kepada Korankaltim.com mengatakan, ada sekitar enam orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Setelah insiden terjadi, para pelaku langsung melarikan diri.
"Informasi yang saya dengar mereka mau ketemu untuk ngomong baik-baik tapi begitu sampai di lokasi pencucian motor, korban langsung dipukul. Katanya pelakunya sekitar enam orang, lalu setelah kejadian mereka langsung kabur," ujar Udin saat ditemui tak jauh dari lokasi kejadian.
Dua remaja mengalami luka akibat senjata tajam, satu orang mengalami luka sayatan di bagian tangan sementara satu remaja lagi mengalami luka tusuk di bagian pinggang belakang.
Remaja yang mengalami luka tusuk kemudian berlari menuju depan sebuah warung internet (warnet) untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar. Rekan-rekannya juga berusaha mencari bantuan kepada petugas jaga malam di kawasan tersebut.
"Yang satu kena sayatan di tangan, satunya lagi kena tikam di pinggang belakang. Yang luka tikam sempat lari ke depan warnet minta tolong, sementara teman-temannya lari ke arah Jalan Wijaya Kusuma untuk mencari pertolongan ke penjaga malam," papar Udin.
Udin mengaku sempat mendengar senjata yang digunakan pelaku adalah pisau dapur dan satu jenis senjata tajam lainnya. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan awal dari warga di lokasi.
"Informasinya memang diduga berawal dari balapan liar. Tapi saya kurang tahu pasti penyebabnya, karena saat saya sampai di lokasi mereka sudah ribut dan terjadi penusukan," tutup Udin.
Hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas korban maupun pelaku. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta motif pasti dibalik aksi penusukan tersebut serta melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 14/07/2026
TKP Penusukan dipasangain police line seusai pihak kepolisian melakukan olah TKP awal di lokasi kejadian (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
TERPOPULER