Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kesiapan bangunan publik, sekaligus menindaklanjuti perhatian DPRD Kota Samarinda terkait aspek keselamatan kebakaran di pasar tradisional bertingkat tersebut.
Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung seluruh sistem proteksi kebakaran yang terpasang di Pasar Pagi. Pemeriksaan meliputi sprinkler, hidran, serta uji coba langsung fungsi hidran di lapangan.
“Kami sudah melihat langsung proteksi kebakaran di sini, mulai dari sprinkler, hidran, dan juga dilakukan uji coba Hydran. Hasilnya bagus, air keluar dengan lancar,” ujar Hendra AH.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa secara teknis sistem pemadaman kebakaran, khususnya hidran dan sprinkler, telah berfungsi dengan baik dan siap digunakan apabila terjadi kondisi darurat kebakaran di area pasar.
“Artinya, kaitan dengan hidran dan sprinkler ini sudah bagus. Sistemnya berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Meski demikian, Hendra menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pengelola. Salah satunya adalah belum tersedianya jalur evakuasi yang memadai serta rambu-rambu penunjuk arah evakuasi di setiap lantai bangunan pasar.
“Catatan kami adalah jalur evakuasi. Tanda-tanda evakuasi itu belum terpasang di setiap lantai yang kami lihat tadi,” tegasnya.
Selain itu, Disdamkarmat juga menyoroti belum terbentuknya Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) sebagai tim kesiapsiagaan internal di Pasar Pagi.
“Tadi juga disampaikan bahwa MKKG ini baru akan disiapkan. Kami merekomendasikan agar hal ini segera diperhatikan dan ditindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, yang turut meninjau lokasi, menilai sistem proteksi utama di Pasar Pagi sudah cukup baik. Namun ia menekankan pentingnya penyempurnaan aspek keselamatan non-teknis.
“Secara alat sudah bagus, tapi keselamatan tidak hanya soal alat. Jalur evakuasi dan kesiapan tim di dalam gedung juga sangat penting, apalagi ini pasar dengan aktivitas yang padat,” ujarnya.
Ia berharap rekomendasi yang disampaikan Disdamkarmat dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, baik Dinas PUPR maupun Dinas Perdagangan Kota Samarinda, demi menjamin keselamatan pedagang dan masyarakat.
Editor: Erwin