Rakor yang melibatkan BMKG, BPBD dan berbagai unsur instansi terkait ini menjadi langkah antisipasi menghadapi potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026.
Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa berbagai simulasi kebencanaan telah dilakukan secara berulang bersama jajaran Polresta, Korem, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana.
“Kesiapsiagaan ini melalui simulasi-simulasi untuk menguji peralatan dan keterampilan para relawan serta perangkat daerah yang terlibat dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.
Lanjutnya, pekan depan BPBD Samarinda kembali menggelar kesiapsiagaan dan gelar peralatan bersama BPBD Provinsi Kaltim dan relawan.
“Ada istilah latihan mendahului bencana. Personel, peralatan, dan kekompakan harus satu persepsi, satu tindakan, dan satu komando,” tegasnya.
Suwarso terangkan, mengacu pada informasi BMKG mengenai potensi hujan harian sekitar 50 mm pada Desember 2025 dan Januari 2026. Hal tersebut akan kembali meningkat pada April mendatang.
Menurutnya, meskipun angka itu tergolong normal, wilayah ekuator memiliki uap air tinggi sehingga curah hujan bisa melonjak. “Rapat ini bagian dari kewaspadaan menghadapi situasi di luar dugaan,” katanya.
Ia menjelaskan dalam kesiapan teknis, BPBD telah menempatkan perahu di beberapa titik rawan genangan dan melatih relawan kelurahan tanggap bencana.
“Ketika genangan tinggi, masyarakat bisa bergerak dibantu relawan. Kami sudah identifikasi titik-titik genangan dalam,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan Samarinda akan menerima satu unit mobil rescue dari BNPB. “Peralatan TNI, Polri, relawan, Damkar, PMI, semua kami libatkan. Kolaborasi ini sudah terbukti saat longsor di Belimau,” tambah Suwarso.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefudin Zuhri, memastikan seluruh persiapan sudah mendekati maksimal. “Alhamdulillah semua sudah siap, kesiapan kita sekitar 90 persen,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan di kawasan perbukitan dan wilayah rawan. “Semua sudah diidentifikasi dan terus diinformasikan kepada masyarakat. Teman-teman di lapangan sudah siap,” tutupnya.
Editor: Erwin