Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinkes Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, saat ini masih ada beberapa pembangunan fasilitas rumah sakit yang masih berlangsung, seperti pembangunan gedung Pandurata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda, serta pembangunan gedung Layanan Jantung Terpadu di RSUD Kanujoso, Balikpapan.
“Untuk Gedung Pandurata ditargetkan pembangunan selesai seratus persen di akhir tahun ini,” ujar Jaya Mualimin, Senin (24/11/2025).
Sedangkan untuk pembangunan gedung di RSUD Kanujoso, kata dia tinggal memenuhi alat kesehatannya. Jaya menginginkan, target pemenuhan alat tersebut bisa di bulan Desember.
“Sehingga di awal tahun 2026 pelayanan jantung terpadu sudah bisa beroperasi,” ucapnya.
Diketahui untuk pembangunan fasilitas di dua rumah sakit ini, Pemprov Kaltim menggelontorkan anggaran sebesar Rp755 miliar, yang terbagi untuk pembangunan gedung Pandurata sekitar Rp380 miliar dan pembangunan gedung Layanan Jantung Terpadu sekitar Rp375 miliar.
Selain itu ungkap Jaya, pihaknya juga tengah melakukan penambahan kapasitas Rumah Sakit Korpri atau RSUD Aji Muhammad Salehuddin II melalui pembangunan gedung.
“Untuk itu kita sedang melakukan studi kelayakan, masterplan, serta Detail Engineering Design (DED) hingg bulan Desember,” tuturnya.
Setelah itu, ditargetkan di awal tahun 2026 penambahan gedung bangunan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II bisa segera terlaksana.
Editor: Erwin