Hal ini dinilai mendesak mengingat gedung Perpustakaan Daerah sekaligus Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim yang beralamat di Jalan Ir. H. Juanda kerap menjadi langganan banjir. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena gedung itu menyimpan ribuan buku serta arsip yang rentan rusak bila terkena air.
Selain itu, aktivitas pelayanan untuk masyarakat juga ikut terganggu, seperti tutupnya operasional dikarenakan perlunya waktu untuk pembersihan area gedung oleh petugas.
Saat dimintai tanggapan terkait masa depan gedung tersebut, Seno Aji menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima usulan pemindahan ke lokasi lain. Menurutnya, langkah ini penting agar fasilitas perpustakaan tidak lagi terdampak banjir.
“Tetapi nantinya akan kita lihat, apakah bisa kita pindahkan ke tempat lain atau ada opsi lain seperti menaikkan bangunan perpustakaan supaya tidak terkena banjir,” ujar Seno Aji, Kamis (20/11/2025).
Ia menambahkan, rencana tersebut saat ini sedang diproses. Seno berharap, dalam satu hingga dua minggu ke depan sudah ada keputusan konkret untuk menjawab persoalan yang ada. “Untuk target pemindahan, pastinya di bulan Januari awal tahun 2026,” ucapnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, juga menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi baru bagi Perpustakaan Daerah. Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain gedung eks Rumah Sakit Korpri di Jalan Kesuma Bangsa.
“Atau bisa juga gedung eks Rumah Sakit Mata di Jalan Basuki Rahmat, Samarinda,” kata Sri Wahyuni.
Menurut Sri, lokasi alternatif tersebut dinilai lebih aman dari potensi banjir, sebab areanya yang tinggi serta bukan kawasan langganan banjir.
Editor: Erwin