Soroti Pelayanan Buruk di Puskesmas, Fuad Minta Jangan Hanya Gratis Tapi Harus Bermutu
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sikap tak ramah dan ucapan yang ketus dirasakan seorang pasien saat berobat ke Puskesmas yang ada di Kota Samarinda.
Hal itu pun mendapat perhatian dari anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin. Fuad menegaskan tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang seharusnya memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga yang datang berobat, apalagi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan curah hujan tinggi yang menyebabkan banyak warga terserang penyakit.
“Kita ini pelayan masyarakat. Harapannya, dari persoalan apa pun yang ada di lingkungan kesehatan, pelayanan harus ditingkatkan,” kata Fuad kepada Korankaltim.com Rabu (19/11/2025). “Terlebih sekarang kondisi cuaca kurang baik, banyak masyarakat yang mengeluh sakit,” ujarnya.
Program layanan kesehatan gratis dari pemerintah bukan hanya soal biaya yang digratiskan, tetapi juga kualitas pelayanan yang harus terjaga. Komunikasi yang tidak baik kepada pasien justru dapat mencederai tujuan utama program kesehatan tersebut.
“Jangan sampai yang diharapkan dari pemerintah hanya program gratis saja, tetapi gratis yang betul-betul bermutu. Hindari komunikasi yang kurang baik kepada pasien. Itu sangat berpengaruh,” tegas Fuad.
Politisi Gerindra itu kembali menekankan pentingnya sikap profesional dan humanis dari seluruh tenaga kesehatan, baik yang bertugas di puskesmas maupun rumah sakit. Pelayanan yang baik bukan hanya sebatas tindakan medis, melainkan juga bagaimana tenaga kesehatan berinteraksi dengan masyarakat.
“Petugas kesehatan harus memberikan yang terbaik, baik dari pelayanan maupun dari apa yang disampaikan kepada masyarakat. Komunikasi yang baik bisa memotivasi dan membuat pasien merasa nyaman ketika berobat,” paparnya.
Dengan sorotan ini, Fuad berharap instansi terkait dapat segera melakukan evaluasi internal demi memastikan kualitas pelayanan kesehatan publik tetap terjaga dan masyarakat merasa aman saat mencari pertolongan medis.
Editor: Aspian Nur









