Petugas Polres Samarinda bersama tim gabungan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Inafis, serta relawan PMI, segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berjalan cukup lama karena medan yang sulit.
“Jadi di Sungai Lais pada hari ini kita menerima info adanya mayat yang mengapung. Info awal diterima dari Pelabuhan Pasar Bagi,” ujar Pamapta II Polres Samarinda, Ipda Yudiansyah.
Ia menuturkan setelah dilakukan penelusuran, jenazah tersebut ternyata berada di aliran Sungai Lais. Pihaknya kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, sambil berkoordinasi dengan tim Inafis dan relawan PMI.
Proses evakuasi sempat menghadapi beberapa hambatan di lapangan, namun akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.45 Wita.
“Rekan-rekan dari Inafis dan relawan PMI merespons cepat, sehingga jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke pelabuhan,” terangnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban berjenis kelamin laki-laki. “Untuk kondisi, ditemukan dalam posisi tengkurap. Jadi wajahnya tidak terlihat jelas,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami identitas korban karena belum ditemukan dokumen atau tanda pengenal di lokasi.
“Untuk identitas pasti masih kita dalami lagi. Sementara jenazah kita amankan dulu dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Saat ini, jenazah laki-laki yang tanpa identitas tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan autopsi, guna memastikan penyebab kematian. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari warga sekitar untuk mengungkap identitas korban serta kronologi kejadian.
Editor: Erwin