Menanggapi hal tersebut, perempuan yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kaltim itu memilih merespons dengan tenang dan menegaskan proses yang berlangsung merupakan bagian dari mekanisme organisasi partai.
“Itu prosesnya penjaringan. Jadi pengusulan itu dari tingkat akar rumput, dari PAC dan DPC. Nah, yang diusulkan itu disaring sama DPP, ada fit and proper test, psikotes dan semua proses itu diputuskan oleh ketua umum,” tutur Ananda kepada Korankaltim.com, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan, dirinya berkomitmen menjalankan proses internal partai dengan penuh tanggung jawab.
“Saya hanya menjalankan yang terbaik, karena tujuan berpartai adalah untuk masyarakat juga,” katanya.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran namanya yang turut diusulkan sebagai calon ketua, Ananda membenarkan bahwa memang ada beberapa pengurus cabang dan anak cabang yang mengajukan namanya.
“Diusulkan oleh beberapa PAC dan DPC, iya. Tapi ya itu tadi, prosesnya masih berjalan. Jadi kita ikuti saja,” ucapnya.
Meski namanya kini masuk dalam bursa calon, Ananda enggan berspekulasi lebih jauh terkait peluang dirinya memimpin DPD PDI-Perjuangan Kaltim.
“Ah, enggak mau mengandai-andai. Saya pokoknya hari ini saya jalankan yang hari ini saja, enggak mau mengandai-andai,” tutupnya sambil tersenyum.
Editor: Erwin