Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi awal dinyatakan hilang.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, mengatakan pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan sejumlah personel gabungan.
Ia menyebut tim sempat melakukan penyelaman di beberapa titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tenggelam, namun pada pencarian awal belum membuahkan hasil.
“Ya, penemuan hari ini kita sudah melakukan pencarian mulai dari tadi pagi, mulai dari jam 7 pagi baru kita lakukan penyelaman di tempat-tempat yang dicurigai. Tetapi di sorti pertama belum membuahkan hasil,” ujar Mardi.
Ia menuturkan, penemuan korban bermula dari laporan warga sekitar yang melihat sesuatu mencurigakan di permukaan air sekitar pukul 13.00 Wita, tepat ketika tim hendak melanjutkan penyisiran.
“Sekitar jam satu siang, pada saat kita mau turun lagi melakukan penyisiran dan dapat informasi dari masyarakat di sekitar Muang Ilir. Mereka melihat kepala korban tampak di permukaan air di sekitar area kebun,” jelasnya.
Tim dari BPBD yang berada paling dekat langsung menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut, disusul oleh tim Basarnas menggunakan perahu karet.
Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.
“Korban segera dievakuasi dan dibawa ke posko utama. Setelah keluarga memastikan bahwa itu benar anak mereka, jenazah langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans,” katanya.
Mardi menambahkan, medan pencarian cukup sulit akibat arus deras dan menurunnya debit air sungai. Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya tunggul kayu di sekitar lokasi pencarian.
“Untuk jarak penemuan dari TKP cukup jauh, sekitar satu kilometer ke arah hilir. Arus sangat deras dan banyak hambatan di dasar sungai,” jelasnya.
Ia menyampaikan, dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Mardi berterima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Editor: Erwin